Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mengemban Amanah Persyarikatan, Profesor Ini Mulai Blusukan ke Desa Jelaskan Pentingnya Politik Amar Makruf Nahi Munkar

Iklan Landscape Smamda
Mengemban Amanah Persyarikatan, Profesor Ini Mulai Blusukan ke Desa Jelaskan Pentingnya Politik Amar Makruf Nahi Munkar
pwmu.co -
Prof Zainuddin Maliki saat memberi pengajian di Desa Prupuh Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. (Afi/PWMU.CO)

PWMU.CO – Setelah namanya tercantum dalam daftar calon sementara (DCS) anggota DPR RI Dapil VIII Gresik-Lamongan, Prof Dr Zainuddin Maliki MSi mulai aktif blusukan menyapa warga di dua kabupaten tersebut.

Seperti yang dia dilakukan saat menghadiri Pengajian Bulanan Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhamamdiyah (PCM) Panceng, yang digelar di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Prupuh, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jumat (24/8/2018) lalu.

“Mohon doa restu Bapak dan Ibu hadirin, bahwa saya telah diamanati oleh Pimpinan wilayah Muhammadiyah Jawa Timur untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI,” ujarnya mengenalkan diri.

Menurut Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya periode 2003-2007 dan 2007-2011 ini, meski berat, namun demi menegakkan amar makruf nahi munkar, amanah itu harus tetap dijalani.

Perlunya kader Persyarikatan Muhammadiyah mengambil peran politik, menurutnya, karena baik-buruknya suatu masyarakat tergantung pemimpinnya. “Jika pemimpinnya baik maka masyarakatnya baik, begitu juga sebaliknya,” ungkap profesor yang maju melalui Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Prof Zainuddin—panggilan akrabnya—menyampaikan jika saat ini kondisi Indonesia semakin terpuruk. “Bahkan terjadi diskriminasi terhadap Muhammadiyah. Maka Muhammadiyah ingin memiliki politisi untuk menegakkan
amar makruf nahi munkar,” ujarnya.

Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Timur 2008-2011 dan 2011-2014 ini menjelaskan, Muhammadiyah bukan organisasi politik, melainkan gerakan amar makruf nahi munkar. “Namun warga Muhammadiyah harus ada yang menjadi politisi,” ujarnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Sebab, sambungnya, jika kader Muhammadiyah tidak ada yang menjadi politisi, maka Indonesia akan semakin terpuruk, karena tidak ada yang menegakkan amar makruf nahi munkar.

Emak-emak antusias mendegar paparan Prof Zainuddin Maliki. (Afi/PWMU.CO)

Ketua Majlis Tabligh PCM Panceng Rusiyan menyampaikan, dalam rangka menegakkan amar makruf nahi munkar pengajian bulanan rutin digelar secara bergilir di PRM. “Kali ini giliran PRM Prupuh yang menjadi tuan rumah,” ujarnya.

Ketua PCM Panceng Syuhadak MPdI menjelaskan, meskipun baru empat tahun berdiri namun Prupuh adalah satu-satunya PRM di PCM Panceng yang paling semangat dan memiliki kantor. “Oleh karena itu kali ini kita tempati untuk pengajian dengan tema Jihad Politik Muhammadiyah,” kata dia.

Selain menghadirkan Prof Zainuddin Maliki, panitia juga mengundang Nadjib Hamid MSi, yang juga mendapat amanat PWM Jatim untuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Jawa Timur.

Keduanya saat ini adalah Wakil Ketua PWM Jatim. Semoga keduanya sukses masuk Senayan. (Afi)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu