Anak-anak TK Abasta dengan kostum kumbang yang lucu (Novie Dwi Hapsari/PWMU.CO)
pwmu.co -
Banyak cara mengenalkan cinta tanah air pada anak-anak. Salah satunya dilakukan TK Abasta (TK Aisyiyah 1 Tanggulangin) dengan berpartisipasi dalam lomba yel-yel dan jalan sehat kreatif.
Kegiatan ini diselenggarakan IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak-kanak) Kecamatan Tanggulangin di Lapangan Kali Sampurno, Jumat (22/8/2025).
Memakai kostum kumbang bernuansa merah putih lengkap dengan antena di kepala membuat penampilan 32 anak TK Abasta yang didampingi enam guru ini tampak menggemaskan dan sukses mencuri perhatian penonton.
Tak heran jika dalam kegiatan ini TK Aisyiyah 1 Tanggulangin berhasil meraih juara 1 untuk kategori Kostum Terunik.
“Kumbang sering dikaitkan dengan simbolisme positif seperti keberanian, keceriaan, dan ketangguhan,” jelas Erika Izzatul Aini, Kepala Sekolah TK Aisyiyah 1 Tanggulangin, soal alasan memilih kostum kumbang di kegiatan Jalan Sehat Kreatif ini.
Tetap semangat jalan sehat meski terik matahari menyengat (Novie Dwi Hapsari/PWMU.CO)
“Semoga anak-anak juga bisa menjadi anak yang berani, ceria, dan tangguh, seperti filosofi kumbang di kostum yang mereka kenakan,” tutur Erika.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 RI ini diikuti sekitar 30 lembaga TK yang berada di wilayah Kecamatan Tanggulangin.
Setiap peserta bebas mengekspresikan kreativitasnya lewat kostum bernuansa merah putih. Ada yang memakai kostum sayap garuda, topi merah putih, atau sekadar aksesori kepala untuk mempercantik penampilan.
“Tujuan kegiatan ini selain untuk memeriahkan HUT ke-80 RI juga untuk meningkatkan kesehatan fisik dan motorik, melatih kreativitas dan kemandirian anak-anak. Selain itu juga memupuk rasa percaya diri, mengenalkan lingkungan sekitar, meningkatkan keakraban sosial, dan menanamkan nilai kepedulian anak-anak terhadap lingkungan atau nilai kebangsaan,” ujar Erika.
0 Tanggapan
Empty Comments