Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mengintip Keseruan Puncak Acara Milad SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik

Iklan Landscape Smamda
Mengintip Keseruan Puncak Acara Milad SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik
pwmu.co -
Milad SDM 1 GKB

PWMU.CO – Cuaca cerah diiringi dengan sinar mentari menyingsing terik Sabtu (26/04/2025) pagi itu. Namun, hal tersebut tak menghalangi antusiasme 1.106 peserta Mugeb Fun Walk turut memeriahkan puncak acara Milad SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb School) ke-30 tahun.

Lebih lanjut, kegiatan ini bertajuk “Rising to Greatness”. Para peserta tersebut terdiri dari para tamu undangan, peserta didik, wali dan keluarga peserta didik, guru-karyawan (gukar), serta keluarga dari para gukar Mugeb School.

Acara inti agenda ini berupa jalan santai sepanjang 3 kilometer mulai dari area GKB Convex menuju ke arah Taman Bundaran GKB. Selepas itu, peserta kembali ke GKB Convex.

Namun selain itu, ada juga berbagai acara penunjang yang siap memeriahkan event kali ini. Antara lain penampilan tari tradisional, Band Bocah, Polisi Cilik (Pocil), pembagian hadiah doorprize, serta salah satunya adalah stan permainan (booth game).

4 Games Seru

Stan yang terletak di sebelah kanan pos kesehatan ini menawarkan 4 (empat) jenis permainan yang seru. Di antaranya Jodoh Pasti Bertemu, Bumblebee, Tarik Ulur, dan Flip the Bottle.

Sebelum acara benar-benar bermula, keberadaan stan permainan ini sudah cukup dapat menarik perhatian beberapa peserta didik untuk mencobanya.

Misalnya Kanaya Shane Janeeta, Princessiha Shafiqa Feranggie, dan Salysa Putri Yunaryo yang tergabung di tim Pocil. Mereka datang untuk mencoba game Flip the Bottle yang terpandu oleh Septemdira Intan Sari Suprobowati MPd.

Sari – sapaan akrab Septemdira, menjelaskan tata cara permainan tersebut.”Setiap pemain akan diberikan 5 kali kesempatan untuk memutar-balikkan botol dengan cara melemparkannya” terangnya.

“Tiap kali botol berhasil berdiri tegak, pemain akan dapat meletakkan sebuah gelas di atas papan persegi 3×3 untuk menyusun sebuah garis lurus. Bila garis dari 3 buah gelas berhasil dibentuk, maka akan berhasil mebawa pulang hadiah menarik” terangnya.

Satu per satu mereka mulai mencoba permainan, namun belum ada yang berhasil sehingga mereka pun beralih untuk mencoba permainan yang lain. “Susah, Us…” ujar Kanaya.

Namun lain halnya dengan Alesyah Akeyla Ramadhania Pawa, peserta didik kelas 3 Brisbane. Alesyah yang mampir seusai melakukan perjalanan 3 kilometer, berhasil menyusun garis lurus setelah membalikkan botol sebanyak 5 kali dan membawa pulang pena kipas. “Yeay! Alhamdulillah..!” serunya.

Di meja sebelah, ada permainan Jodoh Pasti Bertemu yang mengharuskan pemain untuk dapat memasukkan bola pingpong ke dalam gelas dengan cara melemparnya.

Stan yang terpandu oleh Qoonita Rizka Syafana SPd ini cukup diminati pengunjung. Banyak pemain yang berhasil membawa pulang hadiah seperti makanan ringan, pena dengan kipas, atau gantungan kunci dalam permainan ini.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Tarik Ulur dan Bumblebee

Adapun di meja ketiga, ada permainan Tarik Ulur bersama Yuanita Anggun C Y SPsi. Permainan menarik gelas berisi air yang diberi alas kertas tisu gulung.

Gelas ditarik dengan cara menggulung kertas tisu hingga garis akhir. Bila air tumpah dan tisu menjadi basah, bahkan robek, maka permainan harus terhenti.

Ahmad Ja’far Sidiq, peserta didik kelas 1 Kilimanjaro yang datang bersama sang ayah, turut mencoba permainan ini. Dengan perlahan ia menggulung kertas tisu untuk menarik gelas berisi air agar semakin mendekat ke arahnya.

Namun sayang, permainan harus terhenti ketika air dalam gelas jatuh dan membasahi meja, sehingga Ja’far – sapaan akrabnya, harus puas membawa pulang sebungkus makanan ringan.

Sementara itu, peserta didik kelas 4 Ibrahim, Lanizky Nurilea Bibi, berhasil membawa pulang pena kipas dari permainan ini.

Kemudian di sisi paling kiri, terdapat meja permainan Bumblebee bersama Raffah Wardani Hidayat SH. Pada permainan ini, peserta diharuskan untuk menggelindingkan bola pingpong pada sebuah lintasan.

Dan bila bola berhasil masuk ke dalam wadah gelas yang disediakan, maka pemain akan dapat membawa pulang hadiah menarik.

Dyana Nur Safitri, salah seorang guru Mugeb School turut mencoba peruntungannya dalam permainan ini. Namun sayang, takdir berkata lain. Beberapa kali mencoba, bola yang ia gelindingkan meleset dan melewati gelas yang tersedia.

Meski tak selalu berhasil memenangi permainan dan membawa pulang hadiah, senyum dan tawa tak pernah lepas dari wajah para peserta dan pemandu stan permainan.

Ini menggambarkan betapa Milad Mugeb School dapat menebarkan kegembiraan dan kebaikan. Tidak hanya peserta didik dan gukar, namun bagi keluarga besar sekolah.(*)

Penulis Septemdira Intan Sari Suprobowati, Editor Danar Trivasya Fikri

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu