
PWMU.CO – Sebanyak 145 siswa SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Jawa Timur, yang tergabung dalam International Class Program (ICP), melaksanakan ujian International Progression Test (IPT) May Series selama tiga hari, Senin-Rabu (26-28/5/2025).
Setiap harinya, mereka perlu menyelesaikan satu muatan pelajaran Cambridge, mulai dari Science, Mathematics, hingga English. Selain SDMM, ada 30 sekolah lainnya yang mengikuti IPT May Series ID 110 Universitas Negeri Malang (UM).
Saat persiapan pelaksanaan IPT, Sabtu pagi (24/5/2025), Koordinator ICP Class Pradita Eka Putri SPd diwawancarai oleh PWMU.CO.
“Pengawas ujian adalah guru masing-masing sekolah, dengan beberapa catatan, di antaranya masing-masing ruang ujian diberikan kamera pengawas (webcam) yang diarahkan ke peserta, proses ujian dimonitoring melalui link Google Meet oleh pengawas pusat,” ujarnya.
Selain itu, soal ujian dibuka sesaat sebelum ujian dimulai dan ditunjukkan ke kamera yang tersambung ke Google Meet.
Setiap ruang pengawas perlu menyiapkan dua laptop dan satu web camera. Satu laptop mengarah ke guru atau pengawas dan juga berfungsi sebagai operator. Satu laptop lainnya digunakan untuk menghubungkan web camera ke peserta ujian IPT.
Ema Rohmah Hayati SPd salah satu guru ICP Class mengatakan, “Dengan pengawasan seperti ini dari pusat, saya rasa pelaksanaan bisa terpantau dengan baik. Siswa juga tetap bisa tanggung jawab dan jujur selama ujian berlangsung.”
Harapannya, di masa mendatang siswa terbiasa melaksanakan hal tersebut agar ketika pelaksanaan Checkpoint di kelas VI, mereka tidak canggung lagi saat dihadapkan dengan ujian yang diawasi oleh pengawas dari sekolah lain.
Kontributor Muhammad Ilham Yahya Editor Zahra Putri Pratiwig


0 Tanggapan
Empty Comments