Sebanyak 130 siswa kelas V SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) mengikuti kegiatan Kemah Hizbul Wathan (HW) yang dilaksanakan pada Sabtu–Ahad, (7–8/2/2026). Kegiatan ini bertempat di TSOT (The School of Outdoor Training), Jalan Kaliandra, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Rombongan peserta tiba di lokasi pada pukul 08.50 WIB. Setibanya di area kemah, seluruh peserta dipimpin oleh masing-masing ketua regu menuju pendopo utama dan disambut oleh lima instruktur TSOT yang akan mendampingi seluruh rangkaian kegiatan.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tidak hanya didampingi oleh 5 instruktur TSOT, tetapi juga oleh 21 Ramanda dan Ibunda Pembina Hizbul Wathan SD Muhlas. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, edukatif, dan sesuai dengan nilai-nilai kepanduan Hizbul Wathan.
Sekitar dua puluh menit awal, kegiatan diisi dengan sesi perkenalan, adaptasi lingkungan, serta persiapan upacara pembukaan. Upacara pembukaan dilaksanakan di area sebelah Cafe Grande, dengan suasana alam yang sejuk dan kondusif.
Dalam pengarahan upacara pembukaan, Kepala SD Muhlas Mursiah, M.Pd menyampaikan, bahwa kemah Hizbul Wathan merupakan sarana pembentukan karakter, bukan sekadar kegiatan bermalam di alam terbuka.
Dalam kegiatan Kemaha HW 2026, para peserta dilatih untuk menumbuhkan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab, kemandirian dan keberanian, kerja sama dan kepemimpinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta pengamalan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah.
Mengusung tema “Wujudkan Kader Berjiwa Pemimpin dan Berkarakter Islam”, kegiatan Kemah Hizbul Wathan SD Muhlas diharapkan mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia, tangguh, berjiwa penolong, dan siap menjadi kader persyarikatan di masa depan.
Mengakhiri amanatnya, Mursiah berpesan kepada seluruh peserta kemah, untuk bisa mengikuti kegiatan dengan semangat dan penuh keceriaan serta mematuhi setiap instruksi dari ramanda maupun bunda.
“Semoga kesempatan yang sangat berharga ini menjadi bekal penting untuk jenjang berikutnya dan mampu menerapkan kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments