Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Menilik Keceriaan Jamaah PAP Uswatun Hasanah PCM Sempu

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Ramah-tamah bersama PCM Sempu Banyuwangi setelah pengajian di masjid Ahmad Dahlan (Lukman/PWMU.CO)

PWMU.CO – Menilik keceriaan jamaah Pengajian Ahad Pagi (PAP) Uswatun Hasanah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sempu Banyuwangi pada Ahad (25/5/2025).

Pagi ini cuaca cerah menerangi wilayah Kecamatan Sempu. Pukul 5.30 WIB, panitia PAP Uswatun Hasanah telah memutar lantunan ayat suci al-Quran melalui loudspeaker yang berada di masjid Ahmad Dahlan yang beralamatkan di Desa Temuguruh, lokasi berlangsungnya kegiatan pengajian ini.

Jamaah yang akan mengikuti pengajian mulai nampak berdatangan. Termasuk di antaranya Ketua PCM Sempu, Moh Firman MPdI yang datang bersama anggota keluarganya. Begitu pula jamaah lainnya.

Salah seorang jamaah mengatakan kepada jamaah yang lain, “Sebagian ibu-ibu pergi ke Siliragung. Mereka menghadiri Milad Aisyiyah.”

Agar pelaksanaan pengajian ini berjalan dengan tertib, maka panitia mengatur tempat duduk jamaah. Untuk jamaah laki-laki menempati ruang utama masjid, sedangkan untuk jamaah perempuan menempati serambi masjid.

Pengajian kali ini menghadirkan Ketua Majelis Pustaka Informasi dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi sebagai penceramah yang mengusung tema “Meraih Hayatun Thayyibah”.

Tepat pukul 06.00 WIB, pengajian dimulai dan dibuka oleh Master of Ceremony (MC), seorang siswa SMP Muhammadiyah 7 Sempu, yang dengan lancar membawakan acara pembukaan.

“Mari kita buka pengajian ini dengan mengucapkan basmalah,” ucapnya.

Selanjutnya, ceramah inti pengajian disampaikan oleh Ketua MPID PDM Banyuwangi, yang menguraikan makna hayatun thayyibah. Ia mengartikannya sebagai kehidupan yang baik, yang mencakup rezeki yang halal dan baik, ibadah yang istikamah, kehidupan yang berkualitas, keluarga yang sakinah, anak-anak yang saleh, serta rasa syukur atas nikmat Allah

Pengajian yang berlangsung selama satu jam itu berjalan dengan tertib dan khidmat, dan diakhiri dengan membaca doa kafaratul majelis.

Kemudian, jamaah bergegas menuju teras masjid. Mereka beramah-tamah antar sesama jamaah, sambil menyantap hidangan sarapan pagi. Beragam menu telah disiapkan oleh panitia, seperti nasi, ayam goreng, telur asin, tempe, kerupuk, sayur terong, dan sambal sebagai pelengkap. Sementara itu, minuman yang disediakan antara lain air mineral dan wedang jahe. Suasana pun menjadi sangat ceria. Setelah menikmati hidangan, para peserta kembali pulang ke rumah masing-masing. (*)

Penulis Taufiqur Rohman Editor Ni’matul Faizah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu