Penghargaan untuk Para Penjaga Kalamullah Terbaik
Dalam acara ini, SD Mumtaz memberikan penghargaan khusus bagi para siswa terbaik:
1. Tahfidz Terbaik SD 1: Aisyah Zalfa Rofifah
2. Tahfidz Terbaik SD 2: Moch. Keynan Athar Satriaji
3. Hafalan Terbanyak SD 1: Abelia Siena Aisyah Arfinda (7 juz)
4. Hafalan Terbanyak SD 2: Queenera Sayyidatan Nisa’ (7 juz)
5. Hafidz Termuda SD 1: Bilqisya Alya Aziza
6. Hafidz Termuda SD 2: Binar Malaika Ghaisani
Makna yang Ditanam Lebih Dalam dari Sekadar Hafalan

Eli Mahmudah SAg MPd pembina kegiatan tahfidz qur’an SD Mumtaz menjelaskan bahwa wisuda ini bukan sekadar simbol kelulusan hafalan, melainkan langkah besar dalam pembentukan karakter Qurani yang berakhlak mulia, cinta al Quran, dan siap menjadi kader umat yang unggul di masa depan.
“Anak-anak tidak hanya belajar menghafal, tapi juga mencintai, menjaga, dan mengamalkan al Quran. Itulah visi besar kelas tahfidz di SD Mumtaz,” ungkapnya penuh haru.
Dalam suasana penuh haru, para siswa bersimpuh di hadapan orang tua mereka, menyematkan mahkota cinta di kepala ibu, mencium tangan ayah—sebuah momen yang melampaui kata-kata, menyentuh langit dengan doa-doa yang tak bersuara.
Hadir dalam acara ini, Drs Mufi Imron Rasyadi MEI Kepala Kantor Kemenag Sidoarjo, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah SD Mumtaz dalam membentuk generasi Qurani yang unggul secara akademik, spiritual, dan sosial.
Amrozi SFilI MPd Waka Al-Islam SD Mumtaz menegaskan bahwa kami tidak hanya meluluskan siswa, tapi juga melepaskan para penjaga Kalamullah ke tengah masyarakat. (*)
Penulis Heni Dwi Utami Editor Amanat Solikah





0 Tanggapan
Empty Comments