
PWMU.CO – Siswa kelas II SD Muhammadiyah Manyar Gresik mengikuti kegiatan Virtual Tour, Menelusuri Jejak Keanekaragaman Budaya Gresik, dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), Rabu (12/02/2025).
Kegiatan yang mengusung tema kearifan lokal ini menghadirkan guru tamu, anggota BPH Dewan Kebudayaan Kabupaten Gresik, Yusnita Larashati SS.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengenalkan kepada siswa tentang keanekaragaman budaya di kota tempat mereka tinggal, yaitu Gresik.
Virtual Tour ke Tempat Bersejarah
Kegiatan diawali dengan virtual tour yang menampilkan video perjalanan ke berbagai tempat bersejarah di Gresik. Dengan penuh antusias, para siswa menyaksikan sejarah dan keunikan budaya kota Gresik yang selama ini belum banyak mereka ketahui.
Video ini membantu mereka untuk memahami bagaimana sejarah dan budaya Gresik berkembang dari masa ke masa.
Mengenal dan Mencicipi Makanan Khas Gresik
Setelah virtual tour, siswa diperkenalkan dengan berbagai makanan khas Gresik seperti Jubung, Pudak, Kowi, dan Krawu. Menariknya, mayoritas siswa belum pernah mencoba atau bahkan melihat makanan tersebut sebelumnya. Namun, setelah mencicipinya, mereka justru menyukai makanan khas daerah mereka sendiri.
Beberapa siswa bahkan meminta nambah karena rasa yang unik dan lezat. “Ustazah, nanti kalau masih sisa buat aku ya,” ucap ananda Erza Abrisam Digdaya Haq, siswa kelas II Leica.

Batik Gajah Mungkur: Warisan Budaya Gresik
Selain makanan khas, siswa juga diperkenalkan dengan batik gajah mungkur, yang merupakan salah satu batik khas Gresik. Laras, sapaan akrab Yusnita Larashati, menjelaskan bahwa batik ini memiliki motif khas seperti Ikan bandeng, Rusa Bawean, dan Damar Kurung.
Warna batik ini cenderung mencolok, menyesuaikan dengan cuaca Gresik yang panas. Hal ini menambah wawasan siswa tentang kekayaan budaya yang ada di sekitar mereka.
Aktivitas Interaktif: Puzzle dan Worksheet
Untuk menguji pemahaman siswa, mereka diberikan beberapa kegiatan interaktif. Salah satunya adalah menyusun puzzle tentang budaya Gresik, dan mempresentasikannya secara berkelompok di depan kelas.
Selain itu, mereka juga diminta untuk mendeskripsikan keanekaragaman budaya Gresik melalui worksheet secara individu. Kegiatan ini tidak hanya membantu mereka mengingat informasi yang telah dipelajari, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis dan kerja sama dalam tim.
Kegiatan Virtual Tour Menelusuri Jejak Keanekaragaman Budaya Gresik ini memberikan pengalaman berharga bagi siswa kelas II SD Muhammadiyah Manyar Gresik.
Mereka tidak hanya mendapatkan wawasan baru tentang budaya daerah mereka, tetapi juga belajar untuk lebih mencintai dan menghargai warisan budaya yang ada.
“Dengan kegiatan yang interaktif dan menyenangkan, diharapkan siswa dapat terus mengembangkan rasa ingin tahu dan kebanggaan terhadap budaya lokal mereka,” ungkap Nur Yanidha Qomariyah SPd, yang merupakan koordinator kegiatan P5 di kelas II.(*)
Penulis Dyah Novira Dwi Jayanti Editor Zahrah Khairani Karim






0 Tanggapan
Empty Comments