Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) 2025 resmi dibuka dengan semangat kebersamaan dan optimisme menyambut mahasiswa baru.
Walau tidak dapat hadir secara langsung, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Prof Brian Yuliarto PhD tetap memberikan sambutan khusus yang ditayangkan melalui video dan mendapat perhatian besar dari seluruh peserta Mastama. Acara ini terlaksana pada hari Senin (01/09/2025).
Dalam pesannya, Prof Brian menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki empat dharma penting, yaitu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penanaman kesadaran berbangsa dan bernegara.
Keempat dharma tersebut harus berjalan beriringan agar kampus mampu mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, peduli, dan siap berkontribusi nyata.
“Mahasiswa harus memiliki semangat untuk terus belajar dan berinovasi. Di era yang penuh perubahan ini, kalian akan dibekali literasi penting, yakni literasi digital, literasi teknologi, literasi kemanusiaan, serta kompetensi abad ke-21 yang akan menjadi bekal menghadapi tantangan global,” demikian isi sambutan Prof Brian yang disambut tepuk tangan meriah.
Mastama Umla 2025 tidak hanya memperkenalkan lingkungan kampus kepada mahasiswa baru, tetapi juga membentuk karakter, memperkuat wawasan kebangsaan, serta menumbuhkan kesiapan menghadapi perubahan zaman.
Rektor Umla beserta jajaran dosen turut hadir secara langsung, menyampaikan motivasi, serta menegaskan bahwa mahasiswa baru harus berani bermimpi besar, dan berusaha mewujudkannya melalui disiplin belajar, pengalaman organisasi, serta kepedulian sosial.
Dengan tema “Membangun Generasi Inovatif, Berkarakter, dan Berdaya Saing Global”, Mastama Umla 2025 diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi muda yang unggul, adaptif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Mahasiswa baru juga diajak untuk memanfaatkan semua fasilitas kampus, mulai dari laboratorium modern, program pertukaran pelajar, hingga kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang dapat mengasah potensi diri.
Penutupan pesan Prof Brian sekaligus menjadi dorongan moral agar mahasiswa Umla tidak hanya berfokus pada gelar, tetapi juga menanamkan nilai integritas, etika, serta tanggung jawab sosial.
Dengan demikian, kehadiran mahasiswa baru di Umla dapat menjadi energi segar bagi kampus dan bangsa.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments