Masjid bukan sekadar bangunan tempat bersujud, melainkan jantung kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Menjelang berakhirnya masa kepengurusan, Masjid Al-Falah Dusun Ketintang, Desa Laren, Kabupaten Lamongan, bersiap menggelar musyawarah besar pemilihan pengurus periode 2026–2030.
Musyawarah besar tersebut dijadwalkan berlangsung pada Ahad (21/12/2025) pukul 20.00 WIB bertempat di Masjid Al-Falah. Agenda ini menjadi momentum penting untuk menentukan nahkoda baru takmir masjid sekaligus memperkuat visi masjid sebagai pusat peradaban umat di tingkat desa.
Pemilihan pengurus kali ini tidak sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi ikhtiar menjawab tantangan zaman yang kian dinamis. Pengurus periode mendatang diharapkan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia jamaah.
Beberapa harapan masyarakat Dusun Ketintang terhadap pengurus baru antara lain optimalisasi program remaja masjid agar generasi muda semakin mencintai masjid, transparansi pengelolaan keuangan infak dan sedekah berbasis digital, serta pemberdayaan ekonomi umat di lingkungan sekitar masjid.
Mekanisme Pemilihan Demokratis dan Beradab
Sesuai semangat musyawarah mufakat, proses pemilihan melibatkan jamaah masjid dan musala se-Dusun Ketintang, yakni Masjid Al-Falah, Musala Sabilillah, Musala An-Nur, dan Musala Darussalam. Jamaah akan memilih tujuh orang dari sebelas calon yang telah disepakati melalui rapat pleno di Musala Sabilillah pada Kamis (11/12/2025).
Adapun calon pengurus yang disepakati antara lain Ahwan, Suripto, Husnul Yaqin, Ali Suwandi, Riyadhus Sholihin, Ali Khamdi, Munasikin, Muhsinin, Heri Supriyanto, Asrufin Ramadhani, dan Ahsan Ikmal Haqiqi.
Tahapan pemilihan meliputi penjaringan aspirasi jamaah terkait kriteria calon ketua takmir, verifikasi calon untuk memastikan integritas dan komitmen pengabdian, serta musyawarah besar penetapan pengurus inti dan bidang-bidang kepengurusan.
Siapa pun yang terpilih nantinya diharapkan mampu membawa Masjid Al-Falah menjadi masjid yang nyaman, ramah anak, serta konsisten menyebarkan syiar Islam yang sejuk di wilayah Kecamatan Laren.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” Harapannya, pemilihan ini melahirkan pemimpin yang amanah dan mampu menjadikan Masjid Al-Falah sebagai oase spiritual bagi seluruh warga Ketintang.






0 Tanggapan
Empty Comments