
PWMU.CO — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Al-Mutsaqqof Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Ranger (PENS & PPNS) yang tergabung dalam IMM Sepuluh Nopember sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk Tebar Hikmah Ramadhan dengan tema Menjalin Ukhuwah Menjaga Harmonisasi Ikatan (01-02/03/2025).
Kegiatan ini berlangsung di Kota Batu, bertujuan untuk mempererat kebersamaan antar anggota, serta memperkuat nilai-nilai keislaman di lingkungan IMM.
Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang berisi sambutan dari Ketua Pelaksana, Alfan Basyarahiil, dilanjutkan sambutan dari Ketua IMM ITS, Bihar Hikam Ahmadi.
Dilanjutkan dengan sambutan dari Fokal IMM Sepuluh Nopember, Wahyu Tri Amaliah, yang juga merupakan dosen ITS dan tergabung dalam Forum Keluarga Alumni (Fokal) IMM.
Alfan Basyarahiil menjelaskan makna tema yang diusung, “Melalui tema Menjalin Ukhuwah, Menjaga Harmonisasi Ikatan, kami ingin menegaskan pentingnya kebersamaan dan sinergi antar anggota IMM,” terangnya.
Sementara itu, Ketua IMM Al-Mutsaqqof, Bihar Hikam Ahmadi menyampaikan harapannya, “Semoga kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi anggota IMM Al-Mutsaqqof ITS untuk semakin mempererat ukhuwah, dan meningkatkan pemahaman nilai-nilai Islam dalam kehidupan berorganisasi,” ungkapnya.
Setelah sesi pembukaan, acara berlanjut dengan kegiatan bonding guna mempererat hubungan antar anggota. Para peserta juga mengikuti kegiatan buka bersama yang kemudian dilanjutkan dengan shalat tarawih.

Setelah itu, digelar sharing session bersama alumni, yakni Aulia Vismara Hanan dan Wahyu Tri Amaliah, yang berbagi pengalaman serta wawasan mengenai dinamika organisasi dan peran IMM dalam dunia akademik maupun profesional.
Aulia Vismara Hanan menyoroti peran Fokal IMM dalam mendukung kader IMM Sepuluh Nopember, “Fokal IMM memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan, baik dalam hal ilmu, relasi, maupun dukungan dana. Kami berharap kader IMM dapat lebih aktif berjejaring dan menggali manfaat dari para alumni,” pesannya.
Ia juga mendorong inovasi di IMM Sepuluh Nopember agar memiliki ciri khas tersendiri yang bermanfaat bagi masyarakat. “IMM Sepuluh Nopember perlu terus berinovasi dan memiliki identitas yang kuat. Salah satu bentuknya bisa berupa pembuatan produk khas yang tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Visma.
Wahyu Tri Amaliah menambahkan, “Istiqomah dalam ber-IMM itu penting. Jangan hanya aktif di awal tahun atau ketika menjadi pengurus, tetapi jadikan IMM sebagai wadah pembelajaran yang berkelanjutan. Dengan begitu, kontinuitas perjuangan IMM tetap terjaga dan semakin memberikan manfaat bagi umat,” pesan Wahyu.

Acara kemudian berlanjut dengan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas berbagai isu strategis terkait penguatan IMM Sepuluh Nopember.
Kegiatan keesokan harinya diawali dengan sahur dan shalat subuh berjamaah, diikuti dengan sesi tadarus al-Quran. Selanjutnya, hasil diskusi dari FGD dipresentasikan sebelum acara resmi ditutup.
Banyak kader mengusung inovasi baru yang digadang-gadang akan membawa dampak positif bagi IMM ke depannya, baik dalam aspek pengembangan organisasi, program kerja, maupun kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan adanya kegiatan Tebar Hikmah Ramadhan ini, diharapkan tercipta harmonisasi ikatan yang semakin kuat di dalam organisasi IMM Sepuluh Nopember.
Selain itu, inovasi serta nilai-nilai kebersamaan yang dihasilkan dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi internal IMM, tetapi juga bagi masyarakat luas melalui berbagai inovasi program yang telah dipaparkan.(*)
Penulis Ayu Anggraeni Editor Zahrah Khairani Karim





0 Tanggapan
Empty Comments