Memasuki awal Februari 2026, suasana religius terasa kental di Masjid Al Islam Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan, Surabaya. Pada Ahad (1/2/2026) malam, komunitas Sahabat Qur’an kembali menggelar prosesi khataman Al-Qur’an sebagai bagian dari program rutin untuk menjaga kedekatan dengan kitab suci di tengah dinamika kehidupan kota metropolitan.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata konsistensi para jemaah Sahabat Qur’an Masjid Al Islam. Mereka memiliki agenda rutin yang tak pernah terputus, yakni berkumpul setiap Ahad malam selepas salat Isya berjemaah untuk bersama-sama mendaras ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Dalam setiap pertemuan, komunitas ini menargetkan pembacaan dua juz. Dengan ritme tersebut, para anggota mampu menyelesaikan 30 juz secara berkala. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen waktu antara urusan duniawi dan ibadah dapat berjalan beriringan jika dilakukan secara berjemaah.
Pola rutin dua juz per pekan ini membawa komunitas Sahabat Qur’an mencapai capaian spiritual yang membanggakan. Dalam kurun satu tahun, mereka tercatat mampu mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak tiga kali. Capaian ini menjadi motivasi bagi warga sekitar untuk turut bergabung.
Ketua Sahabat Qur’an, Yaman Ismanto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas capaian para anggota. Ia menilai kebersamaan jemaah setiap Ahad malam sebagai sebuah kemewahan spiritual yang perlu terus dijaga demi menumbuhkan ekosistem positif di lingkungan Masjid Al Islam.
“Kami berharap melalui kegiatan rutin ini, Allah SWT senantiasa menganugerahkan keistikamahan. Istikamah adalah kunci, karena menjaga rutinitas dalam kebaikan jauh lebih menantang daripada memulainya,” ujar Yaman Ismanto di hadapan para jemaah.
Lebih lanjut, Yaman memanjatkan doa agar setiap huruf yang dibaca oleh anggota Sahabat Qur’an menjadi cahaya penuntun kehidupan.
Ia berharap seluruh jemaah senantiasa memperoleh petunjuk dalam setiap keputusan serta mendapatkan syafaat Al-Qur’an kelak di hari akhir.
Usai rangkaian doa khataman yang khusyuk, kegiatan berlanjut dalam suasana yang lebih santai namun tetap sarat kebersamaan. Acara kemudian ditutup dengan tradisi ramah tamah khas komunitas Sahabat Qur’an melalui makan bersama guna mempererat tali silaturahmi antarsesama anggota.
Menu ayam bakar spesial menjadi hidangan utama yang dinikmati seluruh jemaah. Sambil menyantap hidangan tersebut, para anggota saling berbagi cerita dan mempererat ikatan persaudaraan, menciptakan suasana hangat di tengah sejuknya malam Surabaya usai diguyur hujan ringan.
Momen makan bersama ini tidak sekadar mengenyangkan perut, tetapi juga menjadi simbol bahwa dakwah Al-Qur’an menghadirkan kebahagiaan sosial. Dengan berakhirnya khataman ini, Sahabat Qur’an Masjid Al Islam siap melanjutkan putaran juz berikutnya demi menuntaskan target khatam selanjutnya di tahun 2026. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments