
Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Sidoarjo, Tirto Adi, beserta PDA Kabupaten Sidoarjo dan seluruh peserta lomba, Ahad (22/06/2025). (Lailatus Syifa’/PWMU.CO).
PWMU.CO – Suasana semarak dan penuh semangat memenuhi Balai Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo pada Ahad (22/06/2025).
Hal itu berkaitan dengan Festival Seni Budaya Aisyiyah oleh Pimpinan Daerah Kabupaten Sidoarjo, dan Lembaga Budaya Seni dan Olahraga (LBSO). Selain itu, kegiatan ini turut menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo.
Lebih lanjut, acara ini menjadi ajang ekspresi seni dan budaya yang terkemas dalam bentuk lomba paduan suara dan senam bahagia.
Tujuan Festival
Kegiatan yang terhadiri oleh berbagai cabang Aisyiyah se-kabupaten Sidoarjo ini berhasil menciptakan atmosfer yang penuh keceriaan dan kebersamaan.
Sorak-sorai peserta dan pendukung menambah semangat para penampil yang dengan percaya diri menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan para juri dan tamu undangan.
Menurut ketua pelaksana Festival, Uswatun Khasanah SPdI, tujuan kegiatan ini adalah:
- Mengembangkan apresiasi budaya seni Aisyiyah
- Menyalurkan kemampuan seni musik Aisyiyah lewat paduan suara
- menyebarluaskan dan menggembirakan dakwah budaya melalui olahraga ciptaan LBSO PP Aisyiyah.
Sebanyak 450 peserta dari 16 Cabang dan undangan mengikuti dari lomba padus, dengan setiap Cabang terdiri dari 12 orang.
Adapun peserta senam terdiri dari 6 orang yang teramaikan oleh 15 cabang. Sementara Literasi di ikuti 47 peserta dari PCA dan AUA dan terpilih 9 kategori.
Apresiasi Ketua PD Aisyiyah Sidoarjo
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Sidoarjo Muflicha SSi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta. Ia juga menegaskan pentingnya kegiatan seni dan budaya sebagai sarana mempererat ukhuwah dan menjaga warisan budaya bangsa.
Menurutnya, Festival ini bukan sekadar lomba, tetapi juga menjadi ruang ekspresi dan kebahagiaan bersama. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat” ujarnya.
“Alhamdulillah hari ini LBSO mewadahi ibu-ibu yang punya potensi sehingga bisa memanfaatkan potensi yang ada Jadi silakan di semua cabang membuat kegiatan gimana LBSO bisa masuk di semua majelis” tutur Muflicha.
“Selamat berkompetisi selamat ber-fastabiqul Khoirat siapapun nanti yang menang InsyaAllah itu yang terbaik” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr Tirto Adi MPd turut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, festival ini mampu mengangkat potensi lokal dan memperkuat semangat gotong royong.
Lebih lanjut Tirto menyampaikan bahwa anak yang cerdas tidak hanya anak yang kognitifnya bagus, atau matematikanya bagus. Tetapi juga yang seninya bagus, olahraganya hebat, dan mempunyai keahlian di bidang masing-masing.
Acara ini berakhir dengan pengumuman pemenang lomba serta penyerahan penghargaan bagi peserta terbaik, yang tersambut dengan suka cita.
Festival Seni Budaya Aisyiyah ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wahana untuk mempererat tali silaturahmi dan menanamkan nilai-nilai budaya luhur ditengah masyarakat.
Penulis Lailatus Syifa’, Editor Danar Trivasya Fikri






0 Tanggapan
Empty Comments