


Drama Kolosal Perobekan Bendera
Dalam permainan puzzle anak-anak dikelompokan menjadi lima kelompok dengan nama pahlawan, yaitu KH Ahmad Dahlan, Hj Siti Walidah, Sukarno, RA Kartini, dan Ki Hajar Dewantara.
Dalam game ini anak-anak diajari bagaimana cara bekerja sama yang baik dan melatih kekompakan serta memperkuat nilai sosial pada individu siswa.
Dari permainan ini di pilih dua kelompok terbaik; Terbaik I adalah Kelompok Hj Walidah yang beranggotakan Ryan Hidayat, Reza Alfiyansah, Nur Halim, Keyza FT, dan Miyulidiya. Terbaik II diraih Kelompok RA Kartini dengan anggota Dimas A.P, Khuwirits A’la F, Rabiatul I, dan Hilyatul Mafazah.
Dalam drama kolosal para siswa memerankan Arek-Arek Suroboyo yang melakukan perobekan bendera Belanda di Surabaya. Video drama kolosal bisa ditonton di sini!
Waka Kurikulum Ainun Jariyah SPd senang karena ini terlaksana dengan lancar. “Peserta didik antusias sekali. Kegiatan ini sesuai dengan jadwal atau program kegiatan sekolah semester satu yang sudah direncanakan,” katanya.
Waka Kesiswaan SMP Mutiara Tuti Indrawati SPd SD mengatakan meskipun peringatan Hari Pahlawan Nasional di SMP Mutiara cukup singkat, tapi menurutnya sangat bermakna.
“Karena di acara drama kolosal yang berdurasi tujuh menit anak-anak dapat mengetahui perjuangan pahlawan dalam merebut kembali kemerdekaan Indonesia dengan mengibarkan bendera merah putih dan penyobekan bendera biru,” ujar Tuti yang menjadi pembina drama kolosal tersebut.
Selain itu, lanjutnya, siswa sangat antusias dalam memperingati Hari Pahlawan Nasional ini. “Semoga mereka dapat meneruskan semangat perjuangan pahlawan dalam hal belajar,” harapnya. (*)
Editor Mohammad Nurfatoni






0 Tanggapan
Empty Comments