Di Aula Achmad Zainuri Universitas Muhammadiyah Jember, suara derap langkah para pesilat terdengar berirama. Seragam merah Tapak Suci memenuhi ruangan sejak Jumat pagi, 14 November 2025.
Dengan wajah penuh percaya diri, 590 pesilat dari berbagai wilayah ex Karesidenan Besuki dan sejumlah Pimda lainnya datang dengan satu semangat: bertanding, berprestasi, dan berjuang dalam Buchory Achmad Cup III Championship 2025.
Kejuaraan yang digelar oleh Pimda 04 Tapak Suci Jember ini sekaligus menjadi persembahan khusus dalam rangka Milad Muhammadiyah ke-113, sebuah momentum yang tak hanya menandai usia organisasi, tetapi juga perjalanan panjang dakwah dan pembinaan karakter umat.
Pembukaan kejuaraan diisi dengan pengajian iftitah oleh Prof. Dr. H. Aminullah El Hady, MA, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jember. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak para peserta untuk meneladani jejak panjang perjuangan Muhammadiyah dalam dakwah amar ma’ruf nahi munkar.
“Milad 113 ini adalah refleksi historis perjalanan dakwah. Tapak Suci sebagai ortom memiliki peran kuat dalam mengembangkan misi Muhammadiyah sebagai gerakan Islam dan gerakan dakwah,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kompetisi semacam Buchory Achmad Cup tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga membentuk watak dan karakter pesilat sejati. Beliau mengutip hadis Nabi:
“Orang hebat bukanlah ia yang memenangkan pertarungan, tetapi yang mampu mengendalikan diri saat marah.”
Sebuah pesan yang terasa tepat, di tengah atmosfer kompetisi yang penuh tensi.
Universitas Muhammadiyah Jember Buka Pintu Lebar untuk Tapak Suci
Rektor Universitas Muhammadiyah Jember, Dr. Hanafi, menyampaikan rasa bangganya atas pelaksanaan kejuaraan ini.
Ia menegaskan bahwa kampus siap menjadi rumah besar bagi kegiatan Tapak Suci Pimda 04 Jember.
“Fasilitas Universitas Muhammadiyah Jember siap dan terbuka untuk kegiatan Tapak Suci di masa mendatang.”
Pernyataan ini disambut antusias, mengingat pentingnya fasilitas memadai dalam pembinaan atlet.
Kejuaraan secara resmi dibuka oleh Prof. Dr. H. Sasmito Djati, Ketua Tapak Suci PW II Jawa Timur. Dalam sambutannya, ia menyampaikan kebanggaan atas terselenggaranya Buchory Achmad Cup III.
“Kami bangga dengan kejuaraan ini. Semoga para pesilat mampu meraih prestasi tingkat nasional hingga internasional melalui pembinaan kaderisasi yang berkelanjutan.”
Dengan semangat itu, pertandingan dimulai. Deru sorak penonton, konsentrasi para wasit, dan teknik-teknik jurus para pesilat menjadikan arena kejuaraan penuh dinamika selama tiga hari.
Menempa Mental Juara Sejak Dini
Dari kategori usia dini hingga dewasa, setiap peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya. Banyak di antara mereka masih sangat muda, namun keberanian dan kelincahannya mencerminkan latihan panjang dan disiplin yang kuat.
Setiap kemenangan dirayakan dengan senyum; setiap kekalahan diterima dengan lapang dada, sebuah bentuk pendidikan karakter yang tidak kalah penting dari sekadar memperoleh medali.
Daftar Pesilat Terbaik Buchory Achmad Cup III 2025
Usia Dini Putra (4–12 Tahun)
- Hari Yazide Ibrahim (TS Strawberry Junior, Jember)
Usia Dini Putri (4–12 Tahun)
- Bilva Zafira Azkayra Arkana (TS Artha Jaya, Asembagus, Situbondo)
Pra Remaja Putra (13–15 Tahun)
- Mas Samhadi (TS Situbondo)
Pra Remaja Putri (13–15 Tahun)
- Kanda (TS Jember Kota)
Remaja Putra (16–18 Tahun)
- Azam (TS Jember Kota)
Remaja Putri (16–18 Tahun)
- Devita Lailatul Ulfa (TS Jenggawah)
Dewasa Putra (19–35 Tahun)
- M. Fatir (TS Jember Kota)
Dewasa Putri (19–35 Tahun)
- Jelita (TS Curahnongko)
Juara Umum
- Tapak Suci Jember Kota
- Tapak Suci Situbondo
- Tapak Suci Artha Jaya, Asembagus (Situbondo)
Buchory Achmad Cup III 2025 bukan hanya tempat unjuk teknik, tetapi juga ruang pendidikan karakter, sportivitas, dan nilai keislaman. Semangat yang terpancar dari para pesilat muda adalah refleksi nyata dari misi Tapak Suci sebagai organisasi ortom Muhammadiyah yang membangun kader kuat secara fisik, mental, dan spiritual.
Ketika para pemenang naik podium, harapan baru pun tumbuh: bahwa dari Jember, Situbondo, dan berbagai daerah lainnya, lahir generasi pesilat yang kelak mengharumkan nama Tapak Suci di tingkat nasional hingga internasional. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments