Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Meriahkan Pameran Jadul, ISWARA dan APUNA Tawarkan Kuliner Khas dari Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah

Iklan Landscape Smamda
Meriahkan Pameran Jadul, ISWARA dan APUNA Tawarkan Kuliner Khas dari Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah
pwmu.co -
Pameran ISWARA dan APUNA pada momen event Bltar jadoel. (Istimewa/PWMU.CO)
Pameran ISWARA dan APUNA pada momen event Bltar jadoel. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Alun-Alun Kota Blitar bersiap menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Pameran Jadul mulai tanggal (19-22/06/2025). Pameran budaya dan UMKM tahunan yang menjadi ikon Kota Blitar ini secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, didampingi oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, serta sejumlah pejabat penting lainnya dari kementerian dan pemerintah daerah.

Pameran Jadul menampilkan berbagai potensi daerah dari Blitar dan sekitarnya, termasuk peserta dari luar kota seperti Tulungagung, Kediri, Batu, dan Malang. Acara ini menyuguhkan nuansa masa lampau melalui ragam kuliner tradisional, barang-barang antik, serta hasil karya tangan seperti batik dan kerajinan khas Indonesia.

Salah satu sorotan utama dalam pameran ini adalah keikutsertaan ISWARA (Ikatan Saudagar dan Wirausaha Aisyiyah) dan APUNA (Asosiasi Pengusaha Nasyiatul Aisyiyah), yang menampilkan aneka produk unggulan dari para perempuan pelaku usaha. Mulai dari aksesori, pakaian muslimah, tas, hingga jajanan khas seperti keripik singkong, peyek, botok, nagasari, pepes ikan asin, dan berbagai lauk pauk khas rumahan, stan ISWARA dan APUNA selalu ramai pengunjung.

Partisipasi ISWARA dan APUNA bukan hanya sekadar meramaikan pameran, tetapi juga menjadi wujud nyata pemberdayaan ekonomi perempuan Muhammadiyah. “Kami ingin membuktikan bahwa para ibu dan remaja putri Aisyiyah bisa menjadi pelaku usaha mandiri dan berdaya,” ujar salah satu pengurus ISWARA di sela kegiatan.

Selain mengikuti event berskala besar seperti ini, ISWARA dan APUNA juga rutin berpartisipasi dalam bazar Muhammadiyah di berbagai wilayah sebagai bentuk konsistensi dalam membina kemandirian ekonomi anggotanya.

Kehadiran Wakil Presiden dan Gubernur Jawa Timur dalam pembukaan acara menjadi bukti bahwa Pameran Jadul telah naik kelas menjadi agenda strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal berbasis budaya. Bagi masyarakat, ini bukan hanya ajang nostalgia, tetapi juga peluang untuk melihat potensi UMKM yang tumbuh dari komunitas, termasuk dari kalangan perempuan Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah. (*)

Penulis Miftakhul Rohmah Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu