Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mesin Pencacah Hijauan Dihadirkan, Dosen Unmuh Jember Perkuat Kemandirian Ekonomi Hijau PRA Karangtengah

Iklan Landscape Smamda
Mesin Pencacah Hijauan Dihadirkan, Dosen Unmuh Jember Perkuat Kemandirian Ekonomi Hijau PRA Karangtengah
Foto disaat mencoba mesin pencacah. Foto: Zeinel Arfin Sadiq/PWMU.CO
pwmu.co -

Upaya memperkuat ketahanan ekonomi berbasis komunitas terus dilakukan Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember). Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Ahad (1/2/2026), tim dosen menghadirkan teknologi tepat guna berupa mesin pencacah hijauan bagi Pimpinan Ranting Aisyiyah Karangtengah.

Program ini tidak sekadar menyerahkan alat, tetapi juga membangun sistem pengelolaan pakan ternak yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berbasis ekonomi hijau.

Optimalkan Potensi Sumber Daya Lokal

Program tersebut dilatarbelakangi potensi sumber daya hayati di wilayah Karangtengah yang melimpah, seperti rumput, daun, dan limbah organik dari kebun maupun pekarangan warga. Selama ini, bahan-bahan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal, padahal sebagian besar masyarakat memelihara kambing dan sapi sebagai sumber pendapatan tambahan.

Proses penyediaan pakan yang masih dilakukan secara manual dinilai kurang efisien, memakan waktu, serta berdampak pada produktivitas ternak yang belum maksimal.

Menjawab persoalan itu, tim dosen menghadirkan mesin pencacah hijauan yang mampu memotong pakan dengan ukuran seragam. Hasil cacahan lebih mudah dikonsumsi ternak dan mengurangi limbah. Mesin tersebut juga memungkinkan pengolahan pakan menjadi silase atau pakan fermentasi yang dapat disimpan, sehingga ketersediaan pakan tetap terjaga, terutama saat musim kemarau.

Ketua tim pengabdian, Hadi Jatmiko, S.ST.Par., M.Si., menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kelembagaan masyarakat.

“Kami tidak sekadar menyerahkan alat, tetapi juga membekali kader Aisyiyah dengan pelatihan operasional, perawatan mesin, keselamatan kerja, serta manajemen kelompok agar teknologi ini dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Penguatan Manajemen dan Keterlibatan Mahasiswa

Selain pelatihan teknis, anggota PRA Karangtengah mendapatkan pendampingan manajemen usaha, mulai dari penyusunan standar operasional prosedur (SOP), pencatatan logbook produksi, hingga penerapan sistem iuran kelompok untuk perawatan mesin.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan pakan ternak yang lebih terorganisasi dan berkelanjutan.

Program ini juga melibatkan mahasiswa Unmuh Jember dalam survei lapangan, pendampingan pelatihan, dokumentasi, serta monitoring pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang memberikan pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat.

Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Komunitas

Lebih dari sekadar meningkatkan produktivitas peternakan, program ini menjadi langkah nyata mendorong ekonomi hijau berbasis komunitas. Pemanfaatan limbah organik sebagai bahan pakan serta penerapan sistem produksi yang efisien diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota PRA Karangtengah secara berkelanjutan.

Keberhasilan program ini menjadi wujud kontribusi Unmuh Jember dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi masyarakat, Unmuh Jember berkomitmen menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi berkelanjutan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu