Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

MI Muhammadiyah 4 Brangsi Gelar Pelatihan Manasik Haji di Masjid Ahmad Dahlan Sidayu

Iklan Landscape Smamda
MI Muhammadiyah 4 Brangsi Gelar Pelatihan Manasik Haji di Masjid Ahmad Dahlan Sidayu
MI Muhammadiyah 4 Brangsi Gelar Pelatihan Manasik Haji di Masjid Ahmad Dahlan Sidayu. (Ula/PWMU.CO?
pwmu.co -

MI Muhammadiyah 4 (Mudipat) Brangsi menggelar kegiatan kokurikuler berupa pelatihan manasik haji di Masjid Ahmad Dahlan Sidayu, Kabupaten Gresik, (15/1/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 118 peserta didik dengan tujuan memberikan pemahaman sekaligus pengalaman langsung tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji.

Dalam pelaksanaan manasik, para peserta didik dibimbing oleh dewan guru dan para pendamping untuk mempraktikkan rangkaian ibadah haji, mulai dari thawaf, sa’i, hingga wukuf di Arafah. Kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga merasakan langsung tahapan-tahapan ibadah haji.

Kepala MI Muhammadiyah 4 Brangsi menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai edukatif dan spiritual yang sangat penting bagi peserta didik.

“Kegiatan manasik haji ini bertujuan untuk mengenalkan ibadah haji dan cara mempraktikkannya sejak dini. Harapannya, apabila kelak mereka mendapat panggilan untuk menunaikan ibadah haji ke Baitullah, mereka sudah memiliki gambaran dan pengalaman dasar,” ujarnya.

Seluruh peserta didik berangkat menuju lokasi manasik dengan mengenakan pakaian putih atau ihram khas perguruan Brangsi. Perjalanan menuju Masjid Ahmad Dahlan Sidayu dilakukan dengan menggunakan kereta mini atau yang biasa dikenal dengan odong-odong. Sepanjang perjalanan, peserta didik diperdengarkan video tata cara manasik haji serta bersama-sama melantunkan kalimat talbiyah dengan penuh semangat.

Labbaik Allahumma Labbaik, Labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan ni‘mata laka wal mulk, laa syariika lak.”

Sesampainya di lokasi, para peserta bersiap menuju replika Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf. Di Arafah, peserta didik melaksanakan salat Zuhur dan Asar secara berjamaah dengan jamak qashar takdim. Adzan dikumandangkan oleh Fawas, salah satu peserta didik MI Mudipat Brangsi, sementara imam salat dipimpin oleh pendamping, Mahkin Wahono.

Setelah salat, seluruh peserta menyimak khutbah wukuf yang disampaikan oleh Ustadz Fahmi dengan khidmat. Rangkaian manasik kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menuju Musdalifah dan Mina, yang diisi dengan kegiatan doa, ibadah, serta membaca Al-Qur’an.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Pada siang harinya, peserta didik mengambil batu kerikil sebagai persiapan untuk melempar jumrah di Aqabah, Ula, dan Wustha. Prosesi lempar jumrah dilakukan sesuai tuntunan, yakni tujuh kali pada 10 Dzulhijjah untuk jumrah Aqabah, serta 21 kali pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah untuk jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah. Setiap lemparan diiringi dengan ucapan, “Bismillahi Allahu Akbar.”

Rangkaian ibadah dilanjutkan dengan thawaf ifadah mengelilingi replika Ka’bah yang berada di area belakang Masjid Ahmad Dahlan Sidayu sebanyak tujuh putaran. Para peserta membaca tasbih, tahmid, tahlil, takbir, serta dzikir lainnya. Setelah thawaf, peserta melaksanakan salat sunnah dua rakaat dan berdoa di dekat replika Makam Nabi Ibrahim.

Tak jauh dari lokasi tersebut, peserta didik beristirahat sejenak sambil meminum air zamzam sebelum melaksanakan sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Rangkaian manasik ditutup dengan tahalul sebagai tanda selesainya seluruh proses ibadah haji.

Kegiatan manasik haji ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Meski sempat diawali dengan cuaca mendung dan gerimis, pelaksanaan kegiatan berjalan lancar karena cuaca kembali cerah saat acara dimulai. Usai seluruh rangkaian manasik selesai, hujan kembali turun.

Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan mampu memahami tata cara ibadah haji secara utuh dan aplikatif. Keunggulan pelatihan manasik haji ini terletak pada pengalaman langsung yang dirasakan peserta didik, sehingga pemahaman mereka lebih mendalam dibandingkan hanya melalui media video pembelajaran.

Pihak sekolah berharap kegiatan manasik haji dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya dengan persiapan yang lebih baik. Semoga kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran spiritual yang berkesan bagi peserta didik MI Muhammadiyah 4 Brangsi. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu