Suasana penuh sukacita menyelimuti MI Muhammadiyah Sumberbulu, Sabtu (29/11/25). Madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama ini mendapat kunjungan istimewa dari anggota DPR RI dan DPRD Kabupaten Probolinggo Fraksi NasDem, yakni Dini Rahmania, S.IAN, dan Feri Gita Rahayu, S.Pd., dalam rangka sosialisasi dan penyerahan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi 2025.
Kunjungan kedua legislator tersebut turut didampingi jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tegalsiwalan yang mengawal kegiatan sejak awal hingga akhir. Kehadiran PCM menambah suasana akrab serta memperkuat hubungan persyarikatan di lingkungan sekolah. Selain itu, para wali murid tampak memenuhi halaman madrasah dengan antusias untuk menyaksikan penyerahan bantuan bagi putra-putri mereka.
Kegiatan diawali dengan penampilan bakat siswa-siswi MI Muhammadiyah Sumberbulu, mulai dari lantunan ayat suci Al-Qur’an, tim hadrah, hingga seni bela diri Tapak Suci. Pentas tersebut mendapat aplaus meriah dari para tamu dan wali murid, sekaligus menunjukkan bahwa para siswa memiliki potensi dan prestasi luar biasa.
Ketika rombongan anggota dewan memasuki halaman madrasah, para siswa yang tampil tampak semakin percaya diri. Momen itu menghadirkan rasa bangga bagi para guru yang selama ini mendampingi minat dan bakat peserta didik.
“Tiga Tahun Zonk, Kini Allah Mengabulkan”
Kepala MI Muhammadiyah Sumberbulu, A’yun, menyampaikan sambutan penuh haru. Ia mengungkapkan bahwa pengajuan PIP telah dilakukan sejak tahun ajaran sebelumnya, meski madrasahnya tidak menerima kuota bantuan selama tiga tahun berturut-turut.
“Pengajuan PIP ini merupakan pengajuan tahun ajaran kemarin. Alhamdulillah, 33 siswa terpilih sebagai penerima. Meski terlihat sedikit, ini pencapaian luar biasa karena tiga tahun MI Muhammadiyah Sumberbulu zonk tanpa jatah PIP sama sekali,” ungkapnya.
Ia berharap bantuan ini menjadi momentum pemenuhan hak peserta didik madrasah.
“Semoga ini menjadi awal yang baik bagi madrasah di bawah naungan Kemenag. Selama ini kebijakan sering lebih banyak menyentuh lembaga di bawah Diknas. Kami dengan tugas dan kewajiban yang sama juga ingin mendapatkan hak yang setara,” jelasnya.
A’yun juga menyampaikan apresiasi kepada anggota legislatif yang hadir.
“Terima kasih, Bu Dewan. Perjuangan ini sudah pernah kami sampaikan saat pertemuan ngopi bareng. Alhamdulillah hari ini Allah pertemukan kembali dengan membawa kabar baik untuk anak-anak kami. Ini kehormatan besar bagi madrasah. Semoga Allah menjaga kesehatan dan memudahkan urusan panjenengan.”
Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Fraksi NasDem, Feri Gita Rahayu, S.Pd., mengapresiasi perjuangan guru-guru madrasah dan menegaskan kesiapan menerima aspirasi masyarakat.
“Yang layak dapat, tetapi tahun ini belum menerima, insyaAllah akan kami ajukan tahun depan. Segala bantuan untuk rakyat silakan didiskusikan. Karena saya adalah wakil rakyat Anda,” ujarnya.
Ia juga mengimbau agar sekolah tidak sungkan membuka komunikasi demi memperjuangkan masa depan peserta didik.
Madrasah Harus Mendapatkan Hak yang Setara
Dalam kesempatan yang sama, anggota DPR RI Dini Rahmania, S.IAN, menyampaikan komitmennya untuk mengawal akses pendidikan yang adil.
“Kami akan memastikan proses pencairan PIP berjalan tepat sasaran dan tanpa hambatan. Kami juga akan terus memperjuangkan penambahan kuota PIP serta kesetaraan hak guru madrasah dengan guru di bawah Diknas,” tegasnya.
Pernyataan ini disambut positif oleh para guru serta jajaran PCM Tegalsiwalan yang turut memberikan dukungan moril.

Sejumlah wali murid menyambut penuh rasa syukur atas penyerahan PIP Aspirasi 2025. Mereka berharap bantuan pendidikan untuk anak-anak madrasah dapat berlanjut secara rutin setiap tahun. Beberapa di antara mereka juga memanfaatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan anggota dewan mengenai kebutuhan pendidikan di wilayah tersebut.
Nuansa akrab antara guru, legislator, PCM, dan wali murid menunjukkan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis penerima PIP, sesi foto bersama, dan ramah tamah. Para guru tampak bersemangat, para siswa bahagia, dan wali murid membawa pulang harapan baru untuk masa depan anak-anak mereka.
Hadirnya wakil rakyat, dukungan PCM Tegalsiwalan, serta antusiasme wali murid menjadi momentum penting bagi MI Muhammadiyah Sumberbulu untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat peran madrasah sebagai pusat pembentukan akhlak mulia.






0 Tanggapan
Empty Comments