Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Milad Aisyiyah ke-108 Kota Blitar: Perkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Qoryah Thoyyibah

Iklan Landscape Smamda
Milad Aisyiyah ke-108 Kota Blitar: Perkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Qoryah Thoyyibah
pwmu.co -
Milad Aisyiyah ke-108 oleh PDA Kota Blitar. (Istimewa/PWMU.CO)
Milad Aisyiyah ke-108 oleh PDA Kota Blitar. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – Dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Blitar menyelenggarakan peringatan Milad Aisyiyah ke-108 di Gedung Kusumawicitra, Jl. S. Supriyadi, Bendogerit, Sananwetan. Mengusung tema “Memperkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Desa Qoryah Thoyyibah”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis Aisyiyah dalam membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya secara spiritual, sosial, dan ekonomi.

Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, antara lain Dr Sugiarti MSi, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur; Mokhamad Sidik, Asisten Pemerintahan, Perekonomian, dan Kesejahteraan (Kesra) Pemerintah Kota Blitar; serta Lukiarto MKes Ketua PDM Kota Blitar, bersama jajaran ortom Muhammadiyah. Tak ketinggalan, perwakilan dari NU, Fatayat, serta pimpinan cabang dan ranting Aisyiyah juga turut memeriahkan acara.

Pra-acara Milad diwarnai dengan pembagian hadiah dari berbagai lomba seperti lomba menggambar Mamamia untuk siswa TK ABA, video dakwah digital, dan video gerakan Lumbung Hidup Aisyiyah. Penampilan dari siswa-siswi TK ABA Kota Blitar turut menyemarakkan suasana dan menunjukkan hasil didikan berkarakter sejak usia dini.

Salah satu sesi yang sangat menginspirasi adalah program Lansia Care, sebuah bentuk kepedulian Aisyiyah terhadap anggotanya yang lanjut usia. Sebanyak 15 lansia dari berbagai cabang dan ranting menerima santunan. Kegiatan ini merupakan pengejawantahan nilai-nilai surat Al-Ma’un: kepedulian kepada sesama, terutama kaum lemah, sebagai manifestasi nyata tema Milad tahun ini.

Dalam sambutannya, Ketua PDM Kota Blitar, Lukiarto MKes menekankan pentingnya membangun Qoryah Thoyyibah sebagai pondasi masyarakat Islami yang kuat. Beliau menyampaikan tiga syarat utama dalam mewujudkannya:

1. Kenyamanan dalam keluarga: Membangun rumah tangga yang aman dan tentram secara jiwa, raga, dan harta.

2. Teladan yang menginspirasi: Warga Aisyiyah harus menjadi contoh dan tokoh yang membimbing masyarakat dalam nilai-nilai kebaikan.

3. Komunikasi lintas ormas: Membangun sinergi tidak hanya di internal Muhammadiyah, tetapi juga dengan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Tujuh Karakter Warga Aisyiyah

Milad Aisyiyah ke-108 oleh PDA Kota Blitar. (Istimewa/PWMU.CO)
Milad Aisyiyah ke-108 oleh PDA Kota Blitar. (Istimewa/PWMU.CO)

Dalam pidato Miladnya, Dr Sugiarti MSi menegaskan pentingnya menanamkan tujuh karakter warga Aisyiyah, yaitu:

1. Beriman dan bertakwa

2. Berakhlak mulia

Iklan Landscape UM SURABAYA

3. Mandiri

4. Cerdas

5. Berdaya dan berkemajuan

6. Bersolidaritas dan berkepedulian sosial

7. Berkomitmen pada nilai-nilai organisasi

Karakter ini tidak hanya menjadi pondasi spiritual dan moral warga Aisyiyah, tetapi juga bekal untuk menjawab tantangan zaman dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Islam yang mencerahkan.

Perayaan Milad ke-108 ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan refleksi atas peran besar Aisyiyah dalam membina masyarakat. Dengan semangat keteladanan, kepedulian sosial, dan ketahanan pangan, Aisyiyah Kota Blitar siap melangkah menuju masa depan yang lebih berkemajuan, mandiri, dan berkarakter Islami. (*)

Penulis Miftakhul Rohmah Editor Amanat Solikah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu