Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Milad IGABA ke-28, PCM PCA dan PD IGABA Bojonegoro Bersatu

Iklan Landscape Smamda
Milad IGABA ke-28, PCM PCA dan PD IGABA Bojonegoro Bersatu
Foto puncak milad IGABA ke-28 bersama PCM, PCA, dan PD IGABA Bojonegoro. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pimpinan Cabang Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (PC IGABA) Wilayah Kerja (Wilker) 4 sukses menyelenggarakan puncak Milad IGABA ke-28 di Growgoland Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Sabtu (1/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 sampai 11.30 WIB diikuti oleh 48 pendidik se-Kecamatan Kedungadem.

Ketua PC IGABA Wilker 4, Jamila Cholili menyampaikan rasa syukur yang tak terhingga dan ucapan terima kasih kepada semua yang hadir dalam acara puncak Milad IGABA ke-28.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensukseskan terselengarakanya acara Milad IGABA ke-28, kegiatan yang biasanya diadakan di ruang tertutup hari ini di alam bebas,” ujarnya.

Sementara itu ketua PCA Kedungadem, Hj. Samiasih dalam sambutannya mengucapkan selamat Milad IGABA ke-28 patut untuk disyukuri dengan penuh khidmat.

IGABA telah menunjukan semangat luar biasa dalam berkiprah di dunia pendidikan demi mencerdaskan generasi penerus bangsa dengan penuh kesabaran dan keikhlasan dalam mendidik anak usia dini.

“Selamat Milad IGABA ke-28 semoga lebih baik dari tahun ke tahun dalam meningkatkan layanan pendidikan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sumiasih menambahkan bahwa IGABA sebagai wadah pendidik ‘Aisyiyah untuk menuangkan segala ide dan gagasan, sebagai wadah meningkatkan kompetensi dan kualitas pendidian anak usia dini, IGABA sebagai kepanjangan tangan dari ‘Aisyiyah untuk melaksanakan program di bidang pendidikan anak usia dini.

“Mari PCA dan PD IGABA selalu bersinergi dalam memajukan kualitas pendidikan anak usia dini yang ada di Bojonegoro, khususnya Kedungadem,” tuturnya.

Ketua PD IGABA Bojonegoro, Dwi Anjarwati mengapresiasi kegiatan Milad IGABA yang diadakan di alam terbuka dengan menikmati keindahan alam akhirnya bisa menambah rasa syukur atas Milad IGABA ke-28 kali ini.

Komitmen IGABA untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pendidikan selaras dengan yang telah disampaikan oleh PCA Kedungadem.

“IGABA harus selalu meningkatkan kompetensi pendidik seperti kesempatan saat ini, dan mohon dalam setiap moment harus didokumentasikan dengan baik, agar ada riwayat berkegiatan,” pungkas Dwi.

Penilik PAUD wilayah Kedungadem, Safawi, S.Pd. memberikan semangat kepada seluruh peserta atas Milad IGABA ke-2, semoga semakin bermanfaat untuk sesama walaupun baru deklarasi IGABA mandiri pada bulan Juli 2025.

“IGABA akan memberikan warna warni di dunia pendidikan di jaman yang semakin modern ini,” ujarnya.

Kajian Islam: 5 Kunci menjadi Guru Aisyiyah

Ketua PCM Kedungadem, Dr. Bambang Utomo, M.M. memberikan kajian islam sebagai acara inti dalam acara puncak Milad IGABA ke-28.

Karena organisasi Aisyiyah adalah organisasi perempuan otonom di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah, sehingga dalam hal ini, PCM menjadi pembina langsung dalam membina pendidik Aisyiyah bersama dengan PCA Pauddasmen.

“Kami selalu mengutamakan kegiatan seperti pembinaan seperti ini, walaupun sebenarnya ada undangan yang lain itu kami tanggalkan demi bertemu dengan pendidik Aisyiyah,” ujarnya.

Bambang Utomo melanjutkan materi yang disampaikannya. Adapun materi yang disampaikan, sebagai berikut:

Syarat dan ciri menjadi guru Muhammadiyah/Aisyiyah:

  1. Berintegritas dari hal satu dengan yang lain. Beriman itu mempunyai aqidah yang kuat, keyakinan yang sungguh-sungguh sehingga tidak ada rasa cemas, khawatir, putus asa dalam menghadapi segala tantangan dalam kehidupan. Yakin bahwa Allah yang mengatur segala sesuatunya kalau gaji masih minim, yakinlah bahwa rejeki tidak hanya dalam bentuk uang atau gaji, namun diberikan kesehatan, kedamaian, keluarga bahagia itu juga rejeki.
  2. Berakhlakul karimah. Menjadi pendidik Aisyiyah harus menjaga nama baik Aisyiyah dengan berperilaku baik di kehidupan masyarakat.
  3. Berwibawa menjadi pendidik yang bisa menempatkan diri.
  4. Berkompetensi dalam mendidik selalu memperbarui ilmu, sehingga anak-anak tidak bosan dalam menerima pembelajaran.
  5. Berwawasan luas/inklusif bukan ekslusif.
  6. Inovatif. Selalu berinovasi dalam memajukan kualitas pendidikan apabila diperlukan untuk studi tiru maka lakukan dengan bermusyawarah dengan PCA Pauddasmen.
  7. Loyal dalam melaksanakan tugas, tidak pamrih, selalu mengutamakan kepentingan organisasi. Seperti, aktif datang di pengajian Aisyiyah, aktif di Nasyiatul Aisyiyah bagi yang masih muda, yang masuk usia Aisyiyah aktif di organisasi Aisyiyah.

Bambang juga menyampaikan bahwa bermuhammadiyah/Aisyiyah itu harus mempunyai 5 kunci, yaitu:

  1. Jiwa ikhlas
  2. Menjadikan Aisyiyah dan Muhammadiyah sebagai ladang ibadah
  3. Jiwa kebersamaan, taawun dalam hal kebajikan
  4. Jiwa ukhuwah
  5. Mengharap ridho Allah

Kegiatan Milad IGABA ke-28 ini memberikan pesan penting agar semua yang hadir menjadi pendidik yang memiliki 5 kunci di atas, kegiatan terlaksana dengan lancar dan sukses, peserta mendapatkan ilmu yang bisa diimplementasikan di kehidupan sehari-hari.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu