Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Milad ke-113 Muhammadiyah di Lamongan, Haedar Nashir: Bantu Korban Bencana Tanpa Menunggu Status

Iklan Landscape Smamda
Milad ke-113 Muhammadiyah di Lamongan, Haedar Nashir: Bantu Korban Bencana Tanpa Menunggu Status
Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si. saat memberikan tausiah. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Milad Akbar ke-113 Muhammadiyah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan berlangsung khidmat di Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla), Sabtu (20/12/2025) pagi. Ribuan warga Muhammadiyah memadati lokasi untuk mengikuti rangkaian acara puncak milad.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., hadir sebagai narasumber utama. Dalam tausiah kebangsaannya, ia menyoroti situasi kebencanaan yang tengah melanda sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya Sumatra dan Aceh.

“Tanpa harus melihat status kebencanaan, baik nasional maupun lokal, Muhammadiyah tetap memantapkan langkah untuk membantu para korban,” tegas Haedar Nashir di hadapan peserta Milad Akbar.

Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah senantiasa berada di garis depan setiap kali terjadi bencana nasional. Melalui sinergi berbagai unsur persyarikatan seperti Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Lazismu, Aisyiyah, serta jaringan relawan Muhammadiyah, gerakan kemanusiaan terus digerakkan untuk meringankan beban masyarakat terdampak.

Haedar Nashir juga mengungkapkan bahwa pada (15/12/2025) lalu dirinya terbang langsung ke Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dalam rangka mengonsolidasikan kesiapsiagaan Muhammadiyah dalam penanganan bencana. Pada saat yang sama, gerakan penghimpunan dana kemanusiaan juga terus mengalir melalui seluruh struktur persyarikatan.

Dalam kesempatan tersebut, Haedar mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus menumbuhkan solidaritas dan kepedulian sosial.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Mari mengeluarkan sebagian rezeki yang Allah Swt. titipkan kepada kita untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan,” ajaknya.

Ia menambahkan bahwa program penanganan bencana Muhammadiyah tidak berhenti pada fase tanggap darurat semata, tetapi berlanjut pada tahapan penanggulangan darurat bencana, rehabilitasi, hingga rekonstruksi. Langkah ini menjadi ikhtiar Muhammadiyah dalam mewujudkan pemulihan yang menyeluruh dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.

Milad Akbar ke-113 Muhammadiyah di Lamongan ini menjadi momentum penguatan spirit persyarikatan sebagai gerakan Islam berkemajuan yang senantiasa hadir untuk umat, bangsa, dan kemanusiaan universal.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu