Suasana khidmat dan meriah menyelimuti peringatan Milad ke-27 SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Sabtu (14/2/2026).
Pergelaran gamelan tradisional yang menggema sejak pagi hari menjadi pembuka rangkaian kegiatan, menghadirkan nuansa budaya yang kental sekaligus mempertegas identitas sekolah yang berpijak pada nilai-nilai luhur dan kemajuan zaman.
Acara milad secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Muhammad Muchsin, M.Pd.
Dalam sambutannya, dia menyampaikan apresiasi atas kiprah SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih yang selama 27 tahun konsisten menghadirkan pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
“Usia 27 tahun bukanlah perjalanan singkat. saya berharap nilai-nilai kebaikan, prestasi, dan keunggulan yang telah dibangun sekolah ini mampu memberi dampak positif, tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga menginspirasi lembaga pendidikan lain di sekitarnya,” katanya.
“Semoga semangat bermutu dan berkemajuan yang diusung SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih terus tumbuh, melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi dan kuat dalam karakter,” imbuh Muchsin.
Momentum milad ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua PDM Ikhwan Nurhadi, M.Pd, Anggota DPRD Jatim Khusnul Arif, serta Anggota DPRD Kabupaten Kediri Yusuf Aziz, SP.
Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan mutu pendidikan di Ngadiluwih.
Sebagai simbol komitmen bersama dalam memajukan pendidikan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi penulisan prasasti pesan dan kesan.
Momen ini menjadi penanda bahwa perjalanan sekolah bukan hanya soal usia, melainkan juga tentang komitmen kolektif dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan.
Milad ke-27 tahun ini mengusung tema “Bermutu dan Berkemajuan.” Kepala Sekolah Moch. Safi’i, M.Pd menyampaikan, peringatan milad dirangkaikan dengan kegiatan TABINA Mutu ke-12.
“Ada berbagai lomba untuk murid TK dan playgroup yang diikuti kurang lebih 500 peserta dalam kegiatan ini,” katanya.
Antusiasme peserta dan pendamping yang memadati area sekolah menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih.
“Milad ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat komitmen mutu sekaligus ajang silaturahmi dan promosi pendidikan yang positif,” ujar Safi’i.
Tak hanya lomba, suasana milad juga semakin semarak dengan adanya bazar yang digelar paguyuban wali murid.
Beragam produk kuliner dan kreativitas orang tua siswa dipamerkan, menambah warna kebersamaan dalam perayaan tersebut.
Pentas seni siswa turut menjadi daya tarik tersendiri. Berbagai penampilan, mulai dari seni tari, musik, hingga kreativitas lainnya, menunjukkan bakat dan potensi peserta didik yang terus diasah oleh sekolah.
Sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat tampak nyata dalam setiap rangkaian kegiatan. Kebersamaan tersebut menjadi fondasi kuat bagi kemajuan lembaga.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut unsur PCM, Muspika Kecamatan Ngadiluwih, pengawas dari Dinas Pendidikan, serta perwakilan Kementerian Agama. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan penuh kebersamaan.
Milad ke-27 ini menegaskan kembali komitmen SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan, membangun karakter siswa, serta berinovasi menghadapi tantangan zaman.
Di usia yang semakin matang, SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih tidak hanya merayakan perjalanan panjangnya, tetapi juga meneguhkan langkah menuju masa depan pendidikan yang lebih bermutu dan berkemajuan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments