Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Miliki Berbagai Program, Pojok Statistik Umsida Dapat Apresiasi dari BPS RI

Iklan Landscape Smamda
Miliki Berbagai Program, Pojok Statistik Umsida Dapat Apresiasi dari BPS RI
Pojok Statistik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo terima apresiasi dari BPS RI (Romadhona S/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pojok Statistik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Potik Umsida) menjamu kunjungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo dan BPS RI di Ruang Rapat Kampus 2 Umsida pada Kamis (11/9/2025).

Dalam kesempatan ini, Ketua Pojok Statistik Umsida, Dr Suprianto SSi MSi CSA, mengucapkan terima kasih atas peran serta BPS Sidoarjo dalam membimbing, mendukung, dan memberikan motivasi.

Oleh karenanya, Potik Umsida bisa berkembang serta terus memperbaiki diri dalam rangka memberikan layanan edukasi di bidang statistik bagi mahasiswa, dosen, hingga masyarakat.

Selanjutnya, dosen yang biasa disapa Dr Anto itu memaparkan perjalanan Pojok Statistik Umsida yang sudah mulai digagas sejak tahun 2022 dan terus berkembang.

“Tahun 2023 kita sudah memiliki aktivitas berupa penjadwalan piket jaga dan konsultasi secara rutin bersama BPS Sidoarjo,” terangnya.

Pada tahun 2024, imbuhnya, Pojok Statistik Umsida resmi diluncurkan. Secara usia, Potik Umsida masih sangat belia, namun hal tersebut tidak mengendurkan semangat Pojok Statistik untuk terus meningkatkan aktivitasnya.

“Tahun ini kami membuka konsultasi dan jaga rutin lebih dari satu hari selama seminggu, yakni Rabu dan Jumat,” kata Dr Anto.

Selain itu, pada tahun yang sama Pojok Statistik Umsida juga mulai merekrut agen statistik, yaitu para mahasiswa yang aktif dalam menjalankan kegiatan di Potik Umsida.

Kemudian, Pojok Statistik Umsida telah melakukan kegiatan rutin berupa kuliah tamu yang mengikutsertakan pihak BPS sebagai praktisi untuk mengajar di kelas statistik.

Untuk mengenalkan lebih dalam tentang statistik, Potik Umsida juga rutin menggelar podcast dengan mengundang berbagai narasumber bersama BPS Sidoarjo.

Ada pula kegiatan Ngulik, berupa seminar atau diskusi dengan para pakar. Sampai saat ini, Potik Umsida sudah menggelar kegiatan tersebut sebanyak 16 kali.

“Kami juga berkolaborasi dengan kegiatan BPS lainnya. Dengan padatnya program di BPS Sidoarjo, kami mendukung hal tersebut dengan mengirimkan mahasiswa magang,” jelas dosen Prodi Informatika itu.

Ia mengungkapkan bahwa orang yang membutuhkan data statistik tidak hanya dari mahasiswa S1 saja, tetapi juga S2 dan S3.

Potik Umsida juga membantu menyelesaikan persoalan internal dalam hal pemetaan UKT mahasiswa. Ia mengatakan bahwa sebelumnya, peta mahasiswa Umsida belum tampak, berbeda dengan setelah hadirnya Potik Umsida yang sudah memiliki peta sebaran mahasiswa.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Intinya kami ingin memberikan jembatan bahwa semua informasi di lapangan bisa dikonfirmasi dengan data,” tandas Dr Anto.

Apresiasi dan Evaluasi dari BPS RI

Field Evaluator BPS RI, Joseph Christoffel, mengapresiasi kolaborasi yang sangat baik antara Potik Umsida dengan BPS Sidoarjo.

Ia juga mengungkapkan bahwa peran aktif agen statistik sangat berpengaruh pada program yang dijalankan.

“Secara keseluruhan, Potik Umsida berjalan dengan sangat baik. Dan kami di sini untuk memastikan kelancaran program sesuai dengan apa yang tercantum di dokumen,” kata Joseph.

Dalam kunjungan ini, ia melakukan pengecekan terhadap kinerja Potik Umsida, mulai dari pembuatan infografis, Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), hingga pelayanan konsultasi statistik.

“Apapun yang dilakukan di Pojok Statistik, yang paling penting adalah dokumentasi, rentang waktunya kapan, kegiatannya apa, dan apa bentuk kegiatan tersebut, hingga informasi yang disampaikan ke publik, semuanya harus jelas,” terangnya.

Ia juga menyebut bahwa peran aktif para agen statistik sangat dibutuhkan. Mereka tak boleh hanya sekadar berpartisipasi, tetapi juga harus berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

Joseph menyarankan agar banyaknya kegiatan Potik Umsida dapat terdokumentasi dengan baik agar memudahkan tracking kegiatan serta menjadi bukti pelaksanaan kegiatan.

Mohamad Ismail, Kepala BPS Sidoarjo yang turut hadir dalam kunjungan ini, mengungkapkan bahwa walaupun Potik Umsida baru aktif sekitar akhir 2023, namun di tahun berikutnya Umsida berhasil meraih penghargaan.

“Untuk selevel Umsida yang terbilang baru mendirikan Pojok Statistik, tahun 2024 sudah mendapatkan peringkat 7 nasional,” tuturnya.

Hal tersebut, imbuhnya, membuktikan bahwa dengan umur yang masih belia, penghargaan tersebut menjadi apresiasi tersendiri bagi Umsida.

“Kami juga akan mengembangkan beberapa hal, setidaknya apa yang kita diskusikan hari ini bisa menjadi evaluasi bersama untuk kebaikan Potik Umsida dan dampaknya ke masyarakat,” tutup Ismail.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu