Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Miliki Fasilitas Modern, Ponpes Al-Ishlah Sendangagung Tetap Kuatkan Kemandirian dan Kesederhanaan Santri

Iklan Landscape Smamda
Miliki Fasilitas Modern, Ponpes Al-Ishlah Sendangagung Tetap Kuatkan Kemandirian dan Kesederhanaan Santri
pwmu.co -
Pendidikan kemandirian dan kesederhanaan santri tetap diagungkan oleh Ponpes Al-Ishlah Sendangagung l, nampak santri asyik menikmati fasilitas tempat mencuci yang tersedia, Rabu (9/7/2025). (Gondo Waloyo/PWMU.CO)

PWMU.CO – Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, tetap menguatkan pendidikan kemandirian dan kesederhanaan santri, meskipun baru-baru ini Ponpes membeli mesin cuci modern untuk memperbarui sistem layanan cuci pakaian (laundry) untuk para santrinya.

Melalui jaringan WhatsApp, Wakil Pengasuh Ponpes Al-Ishlah Sendangagung, Drs KH Agus Salim Syukran MPdI menjawab pertanyaan kontributor PWMU.CO terkait hadirnya fasilitas modern yang dikaitkan dengan pendidikan karakter berusia kemandirian dan kesederhanaan santri, Rabu (9/7/2025).

“Hadirnya layanan laundry sebenarnya bukan hal baru, persisnya sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu, hanya saja sistemnya diubah. Kalau dulu diserahkan kepada sejumlah individu di luar pondok, kali ini dikelola sendiri oleh pondok,” ungkap ustadz yang berdomisili di komplek pondok ini.

Dia juga menambahkan, “Layanan ini diadakan bukan untuk memanjakan santri atau untuk mencari keuntungan, tapi lebih untuk membantu santri yang terkendala uzur untuk mencuci pakaian, baik karena sakit, sibuk, atau memang kurang terbiasa mencuci pakaian sendiri,” imbuhnya.

“Layanan ini insyaAllah tidak mengurangi nilai kesederhanaan dan kemandirian yang menjadi ciri pendidikan pesantren karena tetap menganjurkan dan menfasilitasi santri untuk mencuci pakaian sendiri secara manual. Tetapi karena keterbatasan tempat cuci, tempat jemuran, selain kegiatan santri yang relatif padat, akhirnya perlu solusi untuk melayani santri yang kurang sempat atau kurang mampu mencuci pakaiannya sendiri,” pungkasnya.

Dewan Pengurus Ponpes Al-Ishlah (DPPI) saat meninjau fasilitas laundry yang dimiliki pondok, Selasa (8/7/2025). (Gondo Waloyo/PWMU.CO)

Sementara itu, dari pantauan kontributor PWMU.CO saat mengadakan blusukan di asrama putra, kegiatan mencuci yang dilakukan secara manual oleh santri tatap jalan dan difasilitasi oleh pondok ratusan kran air dan jemuran di setiap sudut asrama.

Salah satu santri asal Bojonegoro, Elfa Syarifuddin Kholil mengaku lebih memilih mencuci pakaiannya pakai tangan, selain lebih hemat, mencuci di pondok bersama teman sebayanya itu mengasyikkan dan sama sekali tidak repot, apalagi pondok menfasilitasi dengan jemuran yang banyak.

“Ada banyak fasilitas modern di pondok ini, selain laundry ada juga cash less, yang mana santri tidak harus memegang uang tunai sehingga bisa meminimalisir kehilangan uang, dan fasilitas modern juga ada di perpustakaan dan ruang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM),” tutur santri asal Desa Sarirejo Balen Bojonegoro ini.(*)

Penulis Gondo Waloyo Editor Zahrah Khairani Karim

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu