MIM 08 Pelangwot Lamongan konsisten meningkatkan mutu guru melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) dengan fokus asesmen pembelajaran berbasis digital.
MIM 08 Pelangwot, Lamongan – Suasana cerah menyelimuti MIM 08 Pelangwot pada Selasa (10/2/2026).
Sejak pagi, para guru dan tenaga kependidikan tampak berdatangan dengan semangat yang sama: belajar bersama melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) putaran kedua yang mengangkat tema asesmen pembelajaran berbasis digital.
Guru Dituntut Melek Digital
Kegiatan dibuka oleh MC Siti Mazidah, lalu dilanjutkan sambutan Kepala MIM 08 Pelangwot, Ali Imron, S.Pd.I. Dalam suasana santai namun penuh makna, ia mengingatkan bahwa guru hari ini tidak bisa lepas dari perubahan zaman.
“Didiklah anak-anak sesuai dengan zamannya. Generasi sekarang sudah digital, maka kita pun harus siap dan melek digital,” ujarnya.
Menurutnya, semangat ini sejalan dengan ruh tajdid Muhammadiyah, yakni pembaruan yang terus hidup agar pendidikan tetap relevan dan mampu memberi solusi.
Ilmu, lanjutnya, tidak cukup hanya dipahami, tetapi juga harus diamalkan, sebagaimana mahfudzot al-‘ilmu bilā ‘amalin kasy-syajari bilā tsamarin.
Belajar Asesmen Digital dengan Cara Menyenangkan
Sesi inti KKG diisi oleh Hikmatul Karomah, guru sekaligus operator MIM 08 Pelangwot. Ia menyampaikan materi seputar asesmen pembelajaran berbasis digital, dengan fokus pada pemanfaatan Quizizz dan Google Form.
Meski sempat mengaku gugup di awal, suasana kelas cepat mencair saat peserta diajak langsung praktik membuat kuis menggunakan Quizizz.
Pengaturan kuis yang menyerupai permainan—lengkap dengan fitur serangan dan perisai—membuat ruangan mendadak riuh oleh tawa.
Para guru saling “menyerang” tanpa sadar sedang mengerjakan soal asesmen. Bagi sebagian peserta, ini menjadi pengalaman baru: mengerjakan soal evaluasi dengan nuansa seperti bermain gim.
Praktik Mandiri Google Form
Tidak berhenti di situ, peserta juga dipandu langkah demi langkah menyusun asesmen menggunakan Google Form.
Proses ini dilakukan secara perlahan dan sistematis agar seluruh guru mampu mengikuti serta mempraktikkannya secara mandiri.
Dalam penyampaiannya, narasumber mengutip hadits “Khoirunnās anfa‘uhum linnās”, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Nilai inilah yang menjadi ruh kegiatan KKG: berbagi ilmu, belajar bersama, dan bertumbuh sebagai bagian dari dakwah pendidikan.
Antusiasme Guru Hingga Senior
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MIM 08 Pelangwot, di antaranya Siti Hidayah, Nur Inayati (pemateri KKG putaran pertama dengan topik media pembelajaran),
Uswatun Khasanah, Siti Sundari, M. Amin, Dedy Irmansyah, Zurista Nur Awwaliyah, M. Risqy Ardiansyah, serta Kepala Madrasah Ali Imron.
Menariknya, salah satu peserta merupakan guru senior yang usianya hampir 60 tahun, namun tetap antusias mengikuti setiap sesi dan berkeinginan kuat untuk menguasai asesmen digital.
Apresiasi Pengawas dan Komitmen Berkelanjutan
Menurut Kepala Madrasah, kegiatan ini mendapat apresiasi dari pengawas madrasah karena dinilai mampu mendorong peningkatan kompetensi guru secara nyata.
KKG putaran kedua ditutup dengan doa bersama dan foto bersama. Melalui forum ini, MIM 08 Pelangwot kembali menegaskan komitmennya sebagai madrasah Muhammadiyah yang terus bergerak melakukan pembaruan pendidikan demi menyiapkan generasi yang berkemajuan.





0 Tanggapan
Empty Comments