PWMU.CO – MI Muhammadiyah (MIM) 14 Prestisius Ponorogo menggelar kegiatan Parenting dan Sosialisasi Program Madrasah untuk tahun pelajaran 2025/2026.
Kegiatan ini terhadiri oleh seluruh wali murid, dewan guru, serta pengurus komite madrasah. Bertempat di aula utama madrasah, acara berlangsung dalam suasana santai, namun sarat makna pada Sabtu (02/08/2025).
Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai narasumber Dra H Alminiati MPd, yang membawakan materi bertema “Menjadi Orang Tua Bijak di Era Digital”.
Siapakah Keluarga Bijak
Alminiati menyampaikan bahwa keluarga yang bijak adalah keluarga yang menjadi sumber kasih sayang dan pengetahuan.
“Keluarga harus menjadi tempat paling nyaman bagi anak untuk bertumbuh dalam cinta, saling menyayangi satu sama lain, serta menjadikan pengetahuan sebagai prioritas” ujarnya.
Lebih lanjut, Alminiati juga membagikan tips praktis kepada para orang tua tentang bagaimana mendampingi anak menikmati teknologi digital tanpa mengesampingkan pendidikan karakter.
Ia menekankan pentingnya membekali anak dengan nilai-nilai agama dan moral. Hal ini sebagaimana pesan dalam Al-Qur’an surat At-Tahrim ayat 6, tentang kewajiban menjaga diri dan keluarga dari api neraka.
Kepala MIM 14 Prestisius Ponorogo Miftahul Rahman SPd, dalam paparannya menyampaikan hasil evaluasi program pembelajaran selama tahun ajaran sebelumnya.
Berdasarkan kuisioner yang wali murid isi, mayoritas memberikan penilaian baik terhadap penyelenggaraan pendidikan di madrasah. “Namun tentu masih ada beberapa catatan dan masukan yang perlu kami benahi bersama” ungkapnya.
Selain itu, Rahman juga menyampaikan rencana program madrasah untuk satu tahun ke depan. Mulai dari kegiatan ekstrakurikuler, program penguatan karakter di dalam kelas, hingga agenda outing class yang dilaksanakan setiap semester.
Dalam sesi dialog interaktif, para wali murid diberikan kesempatan untuk menyampaikan usulan dan harapan demi kemajuan bersama.
Menjelang akhir acara, Ketua Panitia Pembangunan Gedung Kelas Bapak Sumari SAg, menyampaikan laporan progres pembangunan yang saat ini masih berlangsung.
Ia mengakui bahwa proses pembangunan masih terkendala pendanaan sehingga belum sesuai dengan target yang diharapkan. “Namun kami berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan ini sebaik mungkin” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, ada harapan besar agar sinergi antara madrasah dan keluarga terus terjalin kuat dalam mendidik generasi Islami yang religius, berprestasi, dan berbudaya lingkungan.






0 Tanggapan
Empty Comments