Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

MIM 23 Surabaya Mabit Langsung di Ponpes, Momentum Upgrade Iman dan Kemandirian

Iklan Landscape Smamda
MIM 23 Surabaya Mabit Langsung di Ponpes, Momentum Upgrade Iman dan Kemandirian
Mabit MIM 23 Surabaya di Ponpes Muhammadiyah Karangasem Paciran. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Berbeda dari kegiatan Pondok Ramadan yang umumnya dilaksanakan di lingkungan sekolah, MI Muhammadiyah (MIM) Duta alias 23 Surabaya yang dikenal dengan sebutan madrasah karekter itu justru membawa para siswanya merasakan langsung suasana kehidupan pesantren.

Sekolah yang beralamat di Jalan Buntaran No. 156 Surabaya ini menggelar kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) di Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem Paciran, Lamongan (9–11/3/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6 ini mengusung tema “Ramadan Boost: Upgrade Iman, Ilmu, Amal dan Kemandirian.”

Para siswa menjalani pembinaan selama tiga hari dua malam di lingkungan pesantren untuk merasakan langsung atmosfer kehidupan santri.

Sebagai MIM 23 Surabaya yang berada di bawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tandes Surabaya, sekolah ini berupaya memanfaatkan momentum Ramadan secara maksimal untuk memperkuat pembinaan karakter islami para siswa.

Ketua panitia kegiatan, Dzul Fanny, S.Th.I, menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dilaksanakan di pesantren agar para siswa memperoleh pengalaman spiritual dan kemandirian yang lebih nyata.

“Biasanya pondok Ramadan hanya dilaksanakan di sekolah. Namun kali ini siswa benar-benar kami ajak tinggal di pondok pesantren selama tiga hari dua malam agar mereka merasakan pengalaman ibadah, belajar, dan hidup mandiri seperti santri,” ujarnya.

Rangkaian pembinaan Ramadan di MIM 23 Surabaya sendiri telah dimulai jauh sebelum puncak kegiatan ini. Sebagai persiapan spiritual, pihak sekolah terlebih dahulu mengadakan Mabit bagi siswa.

Selanjutnya, sekolah juga mengirimkan delegasi siswa untuk mengikuti kegiatan Darul Arqam Ceria yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya.

Memasuki bulan Ramadhan, kegiatan dilanjutkan dengan Darul Arqam di sekolah yang berlangsung selama tiga hari, dimulai ba’da Ashar hingga menjelang waktu berbuka puasa dengan berbagai kegiatan pembinaan ibadah dan penguatan karakter.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Tidak hanya menyasar siswa, pembinaan juga diberikan kepada para orang tua. Pada pekan sebelumnya, MIM 23 Surabaya juga menggelar kajian parenting bersama ustadz Najib Sulhan, yang merupakan hasil kolaborasi antara pihak sekolah dan Ikatan Wali Murid.

Kajian tersebut bertujuan memberikan bekal kepada para orang tua agar dapat bersinergi dengan sekolah dalam mendidik anak.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbentuk keselarasan antara pendidikan di sekolah dan di rumah dalam mewujudkan karakter Islami, generasi Qurani, serta akhlak yang mulia pada diri para siswa.

Kepala MIM 23 Surabaya, Ainoen Nadjib, S.Pd.I, menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum penting dalam pembinaan karakter peserta didik.

“Ramadan adalah waktu yang sangat tepat untuk memperkuat iman dan akhlak anak-anak. Karena itu kami tidak hanya membina siswa, tetapi juga mengajak orang tua untuk bersama-sama bersinergi dalam membentuk generasi yang berkarakter Islami,” tuturnya.

Dengan mengikuti pembinaan langsung di lingkungan pesantren, para siswa diharapkan dapat merasakan suasana ibadah yang lebih intens, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan kemandirian.

Melalui berbagai rangkaian kegiatan Ramadan ini, MIM 23 Surabaya terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan iman, akhlak, dan karakter generasi muda Muhammadiyah.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 15/03/2026 23:23
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡