
PWMU.CO – MI Muhammadiyah Kedungwaras menggelar kegiatan manasik haji sebagai upaya menanamkan pemahaman dan semangat siswa dalam menjalankan rukun Islam kelima.
Kegiatan ini sekaligus menyemarakkan Tahun Haji 1446 Hijriah. Sebagai penguat, dibacakan firman Allah dalam QS Ali Imran ayat 97:
“Di dalamnya terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) Maqam Ibrahim… Kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan haji ke Baitullah, bagi yang mampu mengadakan perjalanan ke sana…”
Kepala MI Muhammadiyah Kedungwaras, Suyanto SPd, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memupuk iman dan takwa siswa melalui pengalaman langsung terkait pelaksanaan ibadah haji.
“Kegiatan ini memberikan gambaran nyata tentang ibadah haji di Tanah Suci,” ujarnya.
Prosesi Manasik Haji
Kegiatan dipandu oleh Purdayati, guru sekaligus Ketua Cabang ‘Aisyiyah Modo. Siswa mengikuti tahapan ibadah haji secara bertahap, dimulai dari mengenakan ihram, lalu wukuf di Arafah, thawaf mengelilingi Ka’bah, dan sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah.
Selanjutnya, mereka mabit di Muzdalifah dan mengumpulkan kerikil untuk melempar jumrah di tiga tugu: Ula, Wustha, dan Aqabah.
Setelah itu, siswa melakukan tahalul, yaitu memotong sebagian rambut sebagai tanda selesainya ibadah haji. Kegiatan ditutup dengan salat di Maqam Ibrahim dan meminum air zamzam.
“Semoga kegiatan ini menanamkan nilai-nilai keagamaan dan menjadi motivasi siswa untuk berhaji di masa depan,” kata Purdayati.
Penulis Suyanto Editor ‘Aalimah Qurrata A’yun





0 Tanggapan
Empty Comments