Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Minyak Jelantah Disulap Jadi Lilin, Ini Karya Kreatif Siswa SDMM

Iklan Landscape Smamda
Minyak Jelantah Disulap Jadi Lilin, Ini Karya Kreatif Siswa SDMM
Proses menuangkan adonan lilin kedalam tempat lilin (Foto: Reza Dwi Ariswati SPd/PMWU.CO)
pwmu.co -

Suasana kelas 1 SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Selasa (4/11/2025), tampak berbeda. Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) bertema Lilaberry (Lilin Jelantah Kelas Strawberry, Raspberry, dan Blueberry).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran tematik terpadu yang mengajak siswa mengenal konsep daur ulang sejak dini. Minyak jelantah yang biasanya dibuang, kali ini disulap menjadi lilin yang bermanfaat.

Bahan utama lilin ini adalah minyak jelantah, minyak goreng bekas yang tidak terpakai. Minyak tersebut dicampur dengan stearic acid, pewarna alami, dan beberapa tetes minyak atsiri sereh (citronella) yang dikenal efektif mengusir nyamuk.

Campuran dipanaskan hingga mencair, lalu dituangkan ke dalam cetakan kecil. Setelah mengeras, lilin siap digunakan.

“Kami juga mengenalkan anak-anak pada manfaat minyak sereh dan aromaterapi alami. Selain ramah lingkungan, juga sehat karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya,” terang Ustadzah Ida, panggilan akrab guru kelas 1 Blueberry.

Para siswa terlihat antusias dan berhati-hati saat menuang lilin cair ke dalam cetakan. Beberapa memilih warna cerah seperti kuning dan hijau yang melambangkan alam.

Belajar Ilmu, Peduli Lingkungan

Dalam kegiatan ini, siswa SDMM diajak membuat lilin dari bahan sederhana, yaitu minyak jelantah yang biasanya menjadi limbah rumah tangga.

Minyak tersebut dicampur dengan sisa lilin bekas, lalu dipanaskan hingga meleleh. Setelah itu, dituangkan ke dalam cetakan dan diberi sumbu di tengahnya.

“Biasanya minyak bekas dibuang, tapi sekarang bisa jadi lilin. Anak-anak belajar bahwa barang bekas bisa dimanfaatkan kembali,” ujar Ustadzah Sri Isna Wardhai M.Pd guru kelas 1 Raspberry sekaligus ketua jenjang kelas 1.

Minyak Jelantah Disulap Jadi Lilin, Ini Karya Kreatif Siswa SDMM
Hasil Lilaberry (lilin jelantah dari blueberry, raspberry dan strawberry) (Foto: Ajeng Putri Dwi Rohma/PMWU.CO)

Siswa tampak antusias mengikuti setiap proses. Mereka saling bekerja sama dalam kelompok kecil.

Proses pembuatan lilin diawali dengan mencampurkan minyak jelantah yang sudah disaring dengan arang yang telah direndam selama 24 jam. Panaskan minyak jelantah dengan campuran stearic acid hingga mencair. Setelah itu, tambahkan pewarna makanan dan aroma alami seperti kemangi, serai, atau lavender.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Proses terakhir adalah menuang lilin cair ke dalam cetakan, menghias, dan menyisipkan sumbu. Mereka menuangkan sendiri hingga tiga lapisan dengan warna berbeda.

Anak-anak tampak senang saat melihat hasil lilin buatan mereka mengeras. Warna-warni cantik itu siap digunakan.

Melatih Motorik dan Menumbuhkan Karakter

Selama kegiatan berlangsung, siswa dibagi dalam beberapa kelompok kecil. Mereka bekerja sama menuang, mencetak, dan menghias lilin dengan pewarna alami.

Selain mengenalkan konsep daur ulang, kegiatan ini juga menjadi sarana melatih motorik halus dan keterampilan sosial. Siswa belajar bekerja sama, bergantian, dan sabar menunggu giliran.

“Seru sekali! Aku buat lilin warna ungu. Nanti mau aku letakkan di kamarku,” kata Rafasya Hafiz Dhiaurrahman, siswa kelas 1 Strawberry, sambil menunjukkan hasil karyanya dengan bangga.

“Selain belajar sains, anak-anak juga diajak berpikir kreatif dan bertanggung jawab atas karyanya sendiri,” tambah Ustadzah Ida, panggilan akrabnya.

Di akhir kegiatan, para siswa membawa pulang lilin buatan mereka masing-masing. Beberapa bahkan berencana menghadiahkannya kepada orang tua atau menyimpannya sebagai kenang-kenangan.

“Tujuan utama kita membuat lilin dari minyak jelantah dengan aromaterapi adalah untuk mengusir nyamuk,” ujar salah satu guru.

Kegiatan STEM ini menjadi bukti bahwa belajar bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, bermakna, dan penuh nilai edukatif.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu