
PWMU.CO – SD Muhammadiyah 1 Candi Labschool Umsida (SD Mica), Sidoarjo kembali mencatatkan langkah strategis dalam menjalin kerja sama internasional melalui kegiatan International School Collaboration (ISC) 2025, yang kali ini dilaksanakan di Singapura dan Malaysia (21-26/4/2025).
Ini menjadi momen kedua dalam tiga tahun terakhir SD Mica menjalin kolaborasi dengan lembaga pendidikan di Malaysia, didampingi oleh Forum Sekolah Internasional Muhammadiyah (FSIM), Indonesia.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 13 peserta didik SD Mica didampingi oleh dua guru mengikuti program Kelas Internasional dan English Camp yang bertujuan mengembangkan kemampuan global peserta didik serta memperluas jejaring pendidikan internasional. Kelas Internasional dilaksanakan di dua sekolah, yaitu RizQ Islamic School (RIS) dan Sekolah Kebangsaan Jalan Empat, Malaysia. Sedangkan, English Camp dilaksanakan setiap malam di Hall Hotel Cosmo Malaysia bersama tutor Bahasa Inggris, Cikgu Lina dari Malaysia.
Menurut Kepala SD Mica, Pristiandi Teguh Cahya SPd MPSDM kegiatan ini sebagai langkah nyata untuk menghadirkan pendidikan yang berkemajuan dan bermutu.
“Kami ingin anak-anak mengenal dunia lebih luas, membangun jejaring internasional, serta menanamkan semangat belajar lintas budaya kepada guru, peserta didik, serta orang tuanya yang telah mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Rombongan disambut hangat oleh pimpinan RizQ Islamic School (RIS) dan Sekolah Kebangsaan Jalan Empat, Malaysia. Cikgu Besar RIS mengungkapkan apresiasi atas lawatan ini dan berharap dapat membalas lawatan ke SD Mica di masa mendatang.
“Lawatan ini menjadi jembatan ukhuwah antarnegera serumpun,” ujarnya.
Selama forum, SD Mica juga berkesempatan berbagi praktik baik dalam bidang pendidikan inklusif berbasis karakter nilai-nilai Islam. Kepala Urusan Kurikulum SD Mica, Moh Rizqi Hidayat MPd memaparkan konsep kurikulum khas yang mengintegrasikan pembelajaran umum dan Al-Islam secara harmonis.
“Kami juga mengajarkan metode mengaji Tajdied, yang memanfaatkan dominasi otak kanan untuk mempercepat kemampuan membaca al-Qur’an,” jelasnya.
Didirikan pada 2018, SD Mica terus melangkah sebagai sekolah inklusi yang progresif, menjadikan karakter Islami dan wawasan global sebagai pondasi utama. ISC 2025 menjadi bukti nyata bahwa semangat berkemajuan Muhammadiyah tidak mengenal batas negara.
Penulis Moh Rizqi Hidayat Editor Zahra Putri Pratiwig





0 Tanggapan
Empty Comments