Peringatan Hari Guru Nasional 2025 menjadi momen bersejarah bagi Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Gresik. Untuk pertama kalinya, IGABA turut serta dalam upacara bersama Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Gresik.
Kehadiran IGABA dalam barisan peserta upacara memberikan warna baru sekaligus menunjukkan kesatuan gerakan pendidik Muhammadiyah di tingkat daerah, Selasa (25/11/2025).
Upacara yang dilaksanakan di halaman SMA Muhammadiyah 1 Gresik (SMAM 1 Gresik) yang berlokasi di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 162, Randuagung, Kebomas, Gresik itu berlangsung khidmat. Digagas oleh FGM Gresik, upacara diikuti oleh ratusan guru perwakilan dari berbagai amal usaha pendidikan Muhammadiyah, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK.
Para guru Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) yang tergabung dalam IGABA Gresik tampil serempak mengenakan seragam khas batik bernuansa biru-hijau dengan ornament tulisan IGABA, menambah kesan kompak dan penuh semangat.
Penguatan Ikatan Antar Pendidik Muhammadiyah
Ketua Pimpinan Daerah (PD) IGABA Gresik, Marufah, S.Pd, menyampaikan rasa syukur dapat bergabung secara resmi dalam kegiatan besar yang menguatkan ikatan antar pendidik Muhammadiyah.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan IGABA dalam upacara Hari Guru Nasional 2025 merupakan langkah awal untuk memperluas kolaborasi dan memperkuat peran guru PAUD dalam membangun generasi yang berkemajuan.
“PD IGABA Gresik bersama FGM semangat untuk memperingati Hari Guru Nasional tahun 2025. Kemandirian ini mengharuskan IGABA merapat sebagai organisasi mitra di Muhammadiyah yaitu FGM. Bersama saudara sendiri, berkomitmen untuk memajukan guru Muhammadiyah dan Aisyiyah dengan mengusung tekad menjadi Guru Hebat bermartabat dan berkarakter”, imbuhnya.
Sementara itu, Ria Pusvita Sari, M.Pd selaku Ketua FGM Gresik periode 2024 – 2028 menyambut baik kehadiran IGABA. Menurutnya, kehadiran IGABA dalam kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi lintas jenjang pendidikan dan memperkokoh persatuan antar guru di lingkungan Muhammadiyah.
“Selanjutnya akan pertemuan kembali untuk membahas program bersama antara IGABA dan FGM sebagai bentuk kolaborasi memajukan Muhammadiyah dan Aisyiyah”, tuturnya.
Melalui serangkaian acara, upacara yang diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Undang – Undang Dasar 1945, serta amanat yang menekankan pentingnya inovasi guru menghadapi tantangan era digital.
Guru yang Hebat
Sekertaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, Yusuf Diachmad Sabri, ST, MBA yang turut hadir berpesan agar guru – guru yang mengajar dan mengabdi pada Muhammadiyah dan Aisyiyah hendaknya tetap memiliki keikhlasan dan semangat belajar tinggi untuk bisa menjadi guru hebat.
Selain itu, disampaikan pula apresiasi kepada para pendidik yang selama ini mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan dalam membimbing peserta didik serta dedikasinya yang tinggi terhadap Muhammadiyah dan Aisyiyah.
Salah satu guru yang mendapatkan penghargaan dari Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik adalah Musyrifah, S.Ag. Ia tercatat sebagai guru di MI Muhammadiyah 2 Karangrejo, Manyar – Gresik (MIMDAKA), Musyrifah juga aktif dalam IGABA yaitu sebagai Ketua Majelis PAUD Dasmen Gresik. Banyak inovasi dan prestasi yang ditorehkannya maka tak ayal kiranya, ia berhak mendapatkan penghargaan tersebut.
Tak melewatkan moment istimewa, perwakilan IGABA yang mengikuti upacara HGN menyempatkan foto bersama setelah penyerahaan penghargaan kepada Musyrifah, S.Ag. Mengambil salah satu sudut halaman SMAM 1 Gresik yang iconik, senyum merekah terpancar saat sesi foto bersama.
Para guru yang hadir mengaku senang dengan suasana kebersamaan yang terbangun. Bagi IGABA, keterlibatan perdana ini menjadi motivasi untuk terus menguatkan kompetensi, meningkatkan kreativitas pembelajaran, serta memperluas jejaring bersama para pendidik Muhammadiyah lainnya.
Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Gresik tidak hanya menjadi ajang penghormatan terhadap perjuangan guru, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi. Kehadiran IGABA bersama FGM dalam satu barisan menunjukkan bahwa semangat memajukan pendidikan adalah komitmen bersama seluruh elemen guru Muhammadiyah. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments