Dari sekian banyak pilihan permainan anak-anak, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 23 Universitas Muhammadiyah Surabaya 2025 memilih monopoli sebagai konsep yang dinilai cocok untuk anak-anak dengan segmentasi sekolah dasar, guna meningkatkan minat baca.
Pelaksanaan pemasangan sudut literasi ini dilakukan pada tanggal (11/8/2025) setelah upacara bendera dilaksanakan.
Sasaran dari program kerja KKN Kelompok 23 ini adalah murid-murid kelas 3 hingga 6 SD, terkhususnya kelas 3 SD. Selain memperoleh perizinan dan dukungan, hal ini juga disambut positif dan apresiatif oleh pihak Sekolah Dasar Negeri Sawahan 01, yang menyampaikan bahwa:
“Terdapat keunikan jika mahasiswa mengidekan sebuah konsep atau program, contohnya yang dilakukan kakak-kakak KKN dari Universitas Muhammadiyah Surabaya ini,” tuturnya.
Monopoli dinilai sebagai permainan yang mudah dipahami oleh anak-anak. Permainan ini sangat interaktif karena melibatkan anak-anak dalam memilih dan berpartisipasi secara langsung, serta seru karena dapat dimainkan hingga maksimal empat anak dalam satu ronde atau putaran.
Terdapat tiga kotak berwarna kuning, biru, dan hijau bermotif buku yang menunjukkan tiga rak buku dengan warna sesuai, sebagai kesempatan bagi anak-anak untuk memilih buku sesuai warna kotak pada permainan monopoli yang mereka dapat. Terkhusus untuk pemenang, mereka bebas memilih buku dari rak buku warna apa pun.
Tidak Hanya Belajar Membaca, tetapi Juga Mengulas
Dalam kotak permainan monopoli yang lain, selain kotak bermotif buku, terdapat juga kotak dengan motif lain, yaitu Bintang Jatuh, Tanda Tanya, dan Sasaran Panah. Masing-masing motif atau tanda memiliki perintah tersendiri. Bintang Jatuh berarti pemain mendapatkan bonus berupa kesempatan melempar dadu kembali.
Tanda Tanya berarti pemain harus mengambil kartu perintah yang berisi pertanyaan untuk mengulas kembali mata pelajaran di sekolah. Sasaran Panah berarti tantangan; pemain harus mengambil kartu perintah berisi tantangan seru yang berfokus pada hubungan antarindividu, contohnya seperti menyanyikan lagu wajib atau lagu daerah, bahkan menyebutkan satu teman kelas yang dinilai rupawan.
Persembahan Terakhir untuk SDN Sawahan 01
Selama kurang lebih dua pekan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 23 telah mengabdi di SDN Sawahan 01 dengan berbagai program kerja yang telah diberikan.
Dimulai dari kegiatan belajar mengajar untuk murid kelas bawah, melatih gerak jalan dan cerdas cermat Al-Qur’an untuk kebutuhan lomba tingkat Kecamatan Lengkong, hingga ditutup dengan persembahan terakhir berupa pembuatan Sudut Baca dengan konsep dan nama “Monopoli Literasi” yang menjadi penutup manis dari hubungan antara pihak SDN Sawahan 01 dan mahasiswa KKN Kelompok 23 UM Surabaya 2025.
Hal ini sesuai dengan yang dikatakan Ketua Kelompok 23 yakni Ahmad Syammi, yang menyampaikan bahwa pembuatan sudut baca ini dapat menjadi bentuk monumental bahwa telah terjadi hubungan positif sekaligus bermanfaat antara SDN Sawahan 01 dan kelompok KKN kami.
“Harapannya, semoga dapat bermanfaat dan menjadi langkah nyata awal bagi SDN Sawahan 01 dalam usaha-usaha meningkatkan minat baca bagi murid-murid,” harapnya.
Agenda program kerja ini kemudian ditutup dengan pengambilan foto bersama seluruh jajaran guru, murid, dan anggota Kelompok KKN 23. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments