Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Motivasi Jelang Ramadan, Siswa Smamio Diajak Berpuasa untuk Tidak Sekadar Ubah Jam Makan

Iklan Landscape Smamda
Motivasi Jelang Ramadan, Siswa Smamio Diajak Berpuasa untuk Tidak Sekadar Ubah Jam Makan
Suasana Tarhib Ramadhan siswa kelas X dan XI SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) pada Jumat (13/02/2026). (Bagus Rifani/PWMU.CO).
pwmu.co -

Ratusan siswa kelas X dan XI SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik memadati Masjid Al Mizan pada Jumat (13/02/2026).

Adapun berkumpulnya mereka tersebut dalam kegiatan Tarhib Ramadan yang dirangkai dengan sesi Motivasi Ramadan.

Kegiatan ini menjadi bekal spiritual bagi para siswa dalam menyambut bulan suci 1447 H.

Hadirkan Fasilitator MPM PP Muhammadiyah

Hadir sebagai pemateri, Muchammad Syafrizal Izaqi SHubInt, yang merupakan Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat MPM PP Muhammadiyah.

Ia menyampaikan materi bertajuk Spirit Ramadhan: Dimensi Spiritual dan Sosial. Sejak awal, ia mengajak siswa merenungi tujuan hakiki puasa.

“Jika Allah mewajibkan puasa, pertanyaannya bukan kuat atau tidak kita menahan lapar, tetapi apa yang Allah ingin ubah dari diri kita” ujarnya, merujuk pesan dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183.

Menurutnya, puasa bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan proses pembentukan karakter. Ia mengingatkan hadis riwayat Ahmad tentang orang yang berpuasa namun hanya mendapatkan lapar dan dahaga.

“Jangan sampai Ramadan kita hanya mengubah jam makan, tetapi tidak mengubah hati” tegasnya.

Dalam pemaparannya, Syafrizal menjelaskan perbedaan antara hakikat dan hikmah puasa. Hakikat puasa adalah ketaatan total kepada Allah SWT, sedangkan hikmahnya tampak pada perubahan sikap dan perilaku.

“Puasa itu bukan tentang kuat menahan lapar, tetapi kuat menahan diri, lisan, amarah, dan ego” katanya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ia juga menekankan pentingnya integritas sebagai wujud takwa. “Saat tidak ada yang melihat kita, tetapi kita tetap menjaga diri, di situlah kualitas iman kita diuji” ungkapnya.

Manusia Terbaik

Selain dimensi spiritual, ia menyoroti sisi sosial Ramadan. Mengutip hadis riwayat Tirmidzi, ia menyampaikan bahwa manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya.

“Ramadan melatih kita merasakan lapar agar kita belajar merasakan penderitaan orang lain. Kebaikan itu tidak menunggu kita kaya, tetapi menunggu kita peduli” ucapnya.

Dalam konteks kemuhammadiyahan, ia turut mengingatkan pesan pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan, tentang pentingnya menghidupkan gerakan.

“Jangan hanya menjadi bagian dari Muhammadiyah, tetapi jadilah generasi yang menggerakkan dan memberi manfaat” pesannya kepada para siswa.

Menutup sesi motivasi, Syafrizal menyampaikan refleksi mendalam. “Ramadan akan pergi, tetapi diri kita akan tetap tinggal. Versi mana yang akan tersisa setelah Ramadan selesai?” tanya Syafrizal.

Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh perhatian. Para siswa tampak serius menyimak sekaligus merenungkan pesan-pesan yang tersampaikan.

Melalui Tarhib Ramadan ini, SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik berharap nilai-nilai spiritual dan sosial yang ditanamkan mampu membentuk pribadi siswa yang lebih bertakwa, berintegritas, serta aktif memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu