Semangat baru dakwah digital Muhammadiyah kembali digelorakan melalui kegiatan Journalist and Influencer Camp yang digagas oleh Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MPID PDM) Gresik, sebagai langkah nyata mencetak kreator konten berjiwa pencerahan untuk dampak global.
Kegiatan yang bertempat di Hotel Grand Whiz Trawas ini digelar dalam rangka menyemarakkan Milad Muhammadiyah ke-113 dengan mengusung tema Cultivating Muhammadiyah Content Creators for Global Impact, Sabtu–Ahad (8-9/11/2025).
Ketua MPID PDM Gresik, Suhartoko, menjelaskan bahwa peserta kegiatan ini berasal dari unsur mahasiswa, aktivis, dan guru muda Muhammadiyah yang telah memiliki pengalaman dalam bidang literasi dan media.
Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang bukan sebagai pelatihan dasar, melainkan sebagai pelatihan lanjutan untuk meningkatkan kapasitas mereka.
“Kami ingin meningkatkan kapasitas para kader literasi dan kreator konten Muhammadiyah agar bisa naik kelas, baik dalam karya tulis maupun produksi konten digital,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Sebanyak 90 peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Panitia menargetkan dari pelatihan tersebut akan lahir minimal dua buku yang ditulis oleh peserta sebagai output nyata.
Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pendampingan dalam pembuatan konten kreatif yang berorientasi pada dakwah pencerahan di era digital.
MPID PDM Gresik menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Drs. Andriono seorang jurnalis senior, pegiat literasi, dan penulis belasan buku, serta Muhammad Irwan, CEO InfoGresik dan praktisi kreator konten digital.
Keduanya diharapkan mampu menginspirasi peserta untuk lebih produktif dan kreatif dalam mengelola informasi di media sosial.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan PDM Gresik, di antaranya Prof. Syamsul Sodiq M.Pd, Imanullah Ali Ubed S.T S.Kom, Ustaz Hasan Abidin M.Pd.I, Ainul Muttaqin M.Pd, dan Kiswanto M.M.
Ketua PDM Gresik, Muhammad Thoha Mahsun M.Pd.I M.HES menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Pelatihan ini sangat strategis untuk mengembangkan pemberitaan dan dakwah digital di lingkungan Muhammadiyah Gresik. Apalagi saya melihat pesertanya didominasi oleh remaja dan anak muda yang penuh semangat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kehadiran sejumlah pimpinan PDM Gresik dalam acara ini menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung gerakan literasi dan digitalisasi dakwah di Gresik.
“Karena bapak-bapak pimpinan sangat semangat mengawal kegiatan ini,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Melalui Journalist and Influencer Camp ini, PDM Gresik berharap akan lahir generasi muda Muhammadiyah yang tidak hanya cakap menulis dan berkonten, tetapi juga mampu membawa semangat dakwah pencerahan ke dunia digital dengan dampak yang lebih luas.






0 Tanggapan
Empty Comments