Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Korps Relawan Sosial Muhammadiyah (KawanMu) kembali membuka rekrutmen relawan psikososial. Kali ini, rekrutmen secara khusus ditujukan bagi relawan yang berdomisili di wilayah Sumatera, terutama Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Kebijakan tersebut diambil menyusul selesainya Pembekalan Tahap II yang menargetkan penghimpunan 1.000 relawan secara bertahap sebagai bagian dari Tim Kebencanaan MPKS PP Muhammadiyah yang bersinergi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
Sekretaris MPKS PP Muhammadiyah, Jasra Putra, menegaskan bahwa rekrutmen berbasis domisili ini bukan semata untuk pemenuhan kuota, melainkan merupakan penerapan nyata teologi Al-Maun dalam konteks kebencanaan modern.
“Semangat Al-Maun adalah keberpihakan kepada mereka yang lemah dan dilemahkan. Dalam pemulihan pascabencana, termasuk banjir galodo di Sumatera, warga lokal sering dianggap tidak mampu, padahal justru merekalah kunci solusi jangka panjang,” ujar Jasra.
Menurutnya, praktik penanganan bencana selama ini kerap tidak efisien dan kurang berkeadilan. Biaya besar sering dihabiskan untuk mendatangkan relawan ahli dari luar daerah yang hanya efektif bekerja dalam waktu singkat, sementara potensi warga lokal terabaikan.
MPKS PP Muhammadiyah, lanjut Jasra, mendorong partisipasi bermakna (meaningful participation) masyarakat terdampak agar tidak sekadar menjadi objek, melainkan subjek utama pemulihan. “Relawan lokal harus dikapasitasi, dimampukan, dan diperlakukan setara dengan relawan dari luar, termasuk dalam hal fasilitas dan kesejahteraan. Ini bukan sekadar memulihkan bangunan, tetapi memulihkan martabat,” tegasnya.
Ketua Nasional KawanMu, M Arif An, menjelaskan bahwa rekrutmen tahap ini difokuskan pada putra-putri terbaik di Pulau Sumatera yang tidak terdampak langsung bencana untuk membantu pemulihan psikososial di wilayah terdampak.
“Setelah pendaftaran, calon relawan akan melalui proses asesmen ketat dan pembekalan materi psikososial secara luring. Pelibatan relawan lokal ini penting untuk menjamin keberlanjutan program setelah masa tanggap darurat berakhir,” jelas Arif An, yang juga menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
Ia menambahkan, keberadaan relawan lokal akan memastikan proses pendampingan psikososial tetap berjalan meskipun relawan dari luar daerah telah kembali ke wilayah masing-masing.
Pendaftaran relawan psikososial KawanMu dibuka hingga 3 Januari 2026. Pemberangkatan tahap pertama dijadwalkan pada 5 Januari 2026, dengan sebanyak 100 relawan yang akan disebar ke sembilan titik lokasi bencana di wilayah Sumatera.
MPKS PP Muhammadiyah mengajak kader-kader terbaik di Sumatera untuk mengambil peran strategis dalam kerja-kerja kemanusiaan ini, serta bersama-sama mengubah duka menjadi daya melalui pemulihan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Penulis: Tim MPKS PP Muhammadiyah
Informasi dan Pendaftaran:
Pendaftaran relawan dapat dilakukan melalui formulir daring yang disediakan MPKS PP Muhammadiyah.
CP: 0821-1219-3515





0 Tanggapan
Empty Comments