Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

MPLS dan Fortasi Diakhiri dengan Pentas Seni dan Perkemahan Hizbul Wathan

Iklan Landscape Smamda
MPLS dan Fortasi Diakhiri dengan Pentas Seni dan Perkemahan Hizbul Wathan
pwmu.co -
Fathurrahim Syuhadi.

PWMU.CO – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Fortasi (Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa) merupakan momentum penting bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, dan nilai-nilai luhur yang dijunjung di sekolah atau madrasah.

Di berbagai sekolah Muhammadiyah, MPLS dan Fortasi tidak sekadar orientasi akademik semata, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan jiwa kebersamaan. Salah satu wujudnya adalah penutupan MPLS yang dikemas dalam bentuk Pentas Seni dan Perkemahan Hizbul Wathan.

Pentas seni menjadi ajang unjuk kreativitas siswa baru dan lama. Mereka menampilkan berbagai pertunjukan seperti tari tradisional, drama edukatif, pembacaan puisi, hingga musik islami, tari smapore dance dan Tapak Suci

Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga membangkitkan semangat kolaboratif, percaya diri, serta apresiasi terhadap seni budaya. Pentas seni juga menjadi sarana untuk mengenalkan nilai-nilai kebhinekaan dan kebangsaan dalam bingkai keislaman yang mencerahkan.

Perkemahan ini diselenggarakan di lingkungan sekolah atau di lapangan terbuka yang representatif. Melalui kegiatan ini, peserta didik baru tidak hanya belajar kemandirian, kerja sama, dan kedisiplinan, tetapi juga mengenal lebih dekat gerakan kepanduan Hizbul Wathan sebagai bagian integral dari pendidikan Muhammadiyah.

Dalam perkemahan, siswa mengikuti kegiatan menarik seperti ceramah tentang Kepanduan Hizbul Wathan, ibadah mahdloh, kultum, . baris-berbaris, jelajah alam, pentas seni, diskusi nilai-nilai keislaman, simulasi kepemimpinan dan menanam pohon

Para pembina Hizbul Wathan membimbing siswa dengan pendekatan yang menggembirakan namun tetap mendidik dan disiplin.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Nilai-nilai seperti tolong-menolong, tanggung jawab, serta cinta tanah air ditanamkan secara konkret melalui pengalaman langsung.

Penutupan MPLS dan Fortasi dengan pentas seni dan perkemahan Hizbul Wathan ini meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Mereka tidak hanya merasa diterima di lingkungan baru, tetapi juga mulai tumbuh rasa memiliki terhadap sekolah dan gerakan kepanduan.

Hal ini menjadi pondasi awal yang kuat dalam membentuk karakter pelajar berkemajuan yang siap belajar, bertumbuh, dan memberi manfaat bagi sekitarnya.

Dengan demikian, MPLS dan Fortasi bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagian dari proses pembentukan generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berjiwa kepanduan. Sebuah langkah awal menuju pendidikan yang menyenangkan, bermakna, dan membebaskan.

Penulis Fathurrahim Syuhadi Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu