
PWMU.CO – Forum Silaturahmi Kepala Sekolah Muhammadiyah (FOSKAM) Kota Malang, yang terdiri atas 21 kepala sekolah (Kepsek) dan kepala madrasah (Kamad) beserta Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang, melaksanakan perjalanan SAMUDRA (Studi Amati Tiru untuk Daya Rekayasa dan Aksi) di Limau Bendi School, Kebayoran Baru, Jakarta (29-30/1/2025).
Sekolah yang berdiri sejak 1974 ini telah berkembang menjadi sekolah unggulan rujukan nasional. Pada 2014, sekolah ini sempat mengalami penolakan dari calon siswa, tetapi kini justru menjadi sekolah yang menolak banyak pendaftar karena keterbatasan kuota. Inilah salah satu alasan para kepala sekolah dan kepala madrasah Muhammadiyah dari Kota Malang datang bersilaturahmi ke Jakarta.
Selain itu, mereka juga ingin mempelajari bagaimana sekolah ini menjaga kesolidan seluruh pemangku kepentingan dalam satu perguruan, yang terdiri atas lima sekolah, yaitu SD Muhammadiyah 5 Jakarta, SMP Muhammadiyah 8 Jakarta, SMP Muhammadiyah 9 Jakarta, SMA Muhammadiyah 3 Jakarta, dan SMK Al-Kautsar Muhammadiyah.
Dalam pemaparannya, Ahmad Said Matondang, Ketua PCM Kebayoran Baru, menjelaskan bahwa PCM memiliki semangat yang kuat dalam menerapkan Surah An-Nahl ayat 97, yang menekankan pentingnya berbuat baik.
“Semangat ini memotivasi kami untuk mendorong Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) binaan kami agar menjadi lembaga yang berkarakter baik, bermanfaat, dan berjamaah. Sukses sendiri itu biasa dan sudah banyak terjadi, tetapi meraih kesuksesan bersama akan lebih berkah,” ujarnya.
Di akhir pemaparannya, Ahmad Said Matondang juga menyampaikan sebuah ungkapan yang sangat relevan:
“Pelanggan mencintai layanan, bukan mencintai lembaga.”
Artinya, kepuasan wali murid maupun calon wali murid sangat bergantung pada kualitas layanan yang diberikan, bukan hanya pada reputasi atau sarana dan prasarana lembaga.
Seluruh peserta yang hadir belajar dan menjalin kerja sama melalui MoU dengan Limau Bendi School Management sebagai bentuk kolaborasi antarlembaga Muhammadiyah agar terus bersinergi dalam dakwah Islamiyah. MTs Muhammadiyah 1 Malang pun memiliki tantangan untuk mengadopsi berbagai strategi dan lompatan inovatif yang telah diterapkan di sekolah ini.
Truli Maulida W MA, mengungkapkan bahwa Limau Bendi School adalah tempat yang sangat representatif bagi lembaga yang ingin belajar bagaimana mengembangkan sekolah melalui manajemen yang strategis.
“Di sini, kami melihat bagaimana pola manajerial yang solid dapat menciptakan suasana yang harmonis, sinergis, dan penuh energi positif untuk mencapai cita-cita yang lebih baik,” tuturnya.
Sementara itu, Zainullah MPd, Ketua Majelis Dikdasmen, menegaskan bahwa seluruh AUM di Kota Malang harus memiliki semangat yang sama seperti Limau Bendi School, atau bahkan melampaui semangatnya. Dengan begitu, seluruh AUM dapat mencapai kesuksesan sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.
Penulis Aziz Nur Arifin Editor ‘Aalimah Qurrata A’yun






0 Tanggapan
Empty Comments