Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

MTT PDM Gresik Gelar Upgrading Akidah dan Ibadah di Lingkungan AUM Pendidikan

Iklan Landscape Smamda
MTT PDM Gresik Gelar Upgrading Akidah dan Ibadah di Lingkungan AUM Pendidikan
MTT PDM Gresik Gelar Upgrading Akidah dan Ibadah di Lingkungan AUM Pendidikan. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik menggelar Upgrading Faham Akidah dan Ibadah di Lingkungan AUM Pendidikan se-Kabupaten Gresik, Ahad (21/12/2025) atau 1 Rajab 1447 H, di SMA Muhammadiyah 1 Gresik.

Kegiatan ini diikuti kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang ISMUBA, guru ISMUBA jenjang SMP/MTs dan SMA/MA, serta perwakilan guru SD Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik.

Upgrading ini menjadi ikhtiar Muhammadiyah menjaga kemurnian akidah dan kesesuaian praktik ibadah di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan.

Ketua MTT PDM Gresik, Drs. Zakariya, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman ideologis pendidik Muhammadiyah agar tetap berpijak pada manhaj tarjih.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh KH M. Thoha Mahsun, S.Ag., M.Pd., M.HES, dan dilanjutkan kajian iftitah oleh Drs. KH Moh. In’am, M.Pd.

Dalam kajian iftitah, KH Moh. In’am mengajak peserta meneguhkan niat serta komitmen dalam mengemban amanah pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.

Materi utama pertama disampaikan KH Nadjih Ihsan, M.Ag., dengan tema Faham Akidah Tauhid Menurut Muhammadiyah. Ia menegaskan bahwa tauhid merupakan inti ajaran Islam.

Tauhid, menurutnya, tidak hanya pengakuan keimanan kepada Allah SWT, tetapi sikap hidup yang meniscayakan ketundukan total dalam ibadah serta penolakan syirik, tahayul, bid’ah, dan khurafat.

Ia menjelaskan bahwa Islam Berkemajuan Muhammadiyah berpijak pada tauhid, kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah, menghidupkan ijtihad dan tajdid, serta mengembangkan sikap wasathiyah.

Tauhid dalam perspektif Muhammadiyah juga berdampak horizontal, mendorong kepedulian sosial, pembangunan peradaban, dan kemajuan umat secara berkelanjutan.

KH Nadjih mengingatkan, rusaknya tauhid dapat disebabkan ketidaktahuan akidah, fanatisme tradisi, taklid tanpa dalil, kultus tokoh, serta kelalaian mentadabburi ayat Allah.

Karena itu, pendidik Muhammadiyah dituntut menjadi teladan dalam memurnikan tauhid serta mengajarkannya secara benar kepada peserta didik.

Materi berikutnya membahas teori dan praktik ibadah sesuai Himpunan Putusan Tarjih (HPT) yang disampaikan Tajun Nasher, Lc., M.Pd., dan Affan Ahwan, S.Ag.

Sesi ini menekankan kesesuaian praktik ibadah dengan tuntunan Rasulullah SAW serta penguatan atas persoalan ibadah yang sering ditemui di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, MTT PDM Gresik berharap pendidik AUM semakin kokoh dalam akidah tauhid dan ibadah, serta menjadi penggerak nilai Islam Berkemajuan di dunia pendidikan.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu