SD Muhammadiyah 2 Pendil sukses menggelar MUDA Competition Lomba Mewarnai tingkat TK se-Kabupaten Probolinggo dengan mengusung tema “Sekolah dan Lingkunganku”, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan SD Muhammadiyah 2 Pendil ini menjadi salah satu rangkaian agenda menyambut Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Lomba mewarnai ini diikuti oleh peserta dari TK A dan TK B yang berasal dari berbagai lembaga TK di Kabupaten Probolinggo.
Tercatat sebanyak 130 peserta turut ambil bagian, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari sekolah dan wali murid terhadap kegiatan pengembangan bakat dan minat anak sejak usia dini. Tema “Sekolah dan Lingkunganku” dipilih untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap dunia sekolah sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Melalui media gambar dan warna, peserta diberi ruang untuk mengekspresikan imajinasi, kreativitas, serta sudut pandang mereka tentang sekolah yang ramah dan menyenangkan.
Sarana Edukatif
Kepala SD Muhammadiyah 2 Pendil, Ryan, menyampaikan bahwa MUDA Competition tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga sarana edukatif dan pengenalan lingkungan sekolah Muhammadiyah kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang yang ramah anak, menyenangkan, dan edukatif. Lomba mewarnai menjadi media untuk melihat potensi kreativitas anak sejak dini sekaligus bagian dari ikhtiar kami menyambut SPMB,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen SD Muhammadiyah 2 Pendil dalam mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.
“Kami berharap anak-anak merasa bahagia, percaya diri, dan semakin cinta dengan dunia belajar,” imbuhnya.
Pengembangan Kreativitas
Salah satu juri lomba, Indah Novitasari, Guru Seni Budaya SMAN 1 Gending sekaligus guru pengajar seni dan alumni Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri Surabaya (Unesa), mengaku bersyukur dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Saya sangat bersyukur diberi kesempatan untuk melihat langsung bakat-bakat luar biasa dari para peserta. Jujur, hasil karya anak-anak ini sungguh di luar ekspektasi,” tuturnya.
Menurut Indah, usia dini merupakan fase emas dalam pengembangan kreativitas.
“Dari 130 peserta yang mengikuti lomba, terlihat keberanian anak dalam memilih warna, komposisi, dan ekspresi visual. Ini potensi besar yang perlu terus diasah dan difasilitasi,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, khususnya para guru SD Muhammadiyah 2 Pendil.
“Saya sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras panitia. Harapannya, MUDA Competition ini bisa menjadi event tahunan yang konsisten dalam mengasah bakat dan minat anak-anak,” tambahnya.
Kegiatan MUDA Competition berlangsung meriah dan tertib, dengan dukungan penuh dari guru, panitia, serta wali murid. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar lembaga pendidikan TK dan SD di Kabupaten Probolinggo.
Melalui MUDA Competition, SD Muhammadiyah 2 Pendil menegaskan perannya sebagai sekolah yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memberi ruang luas bagi pengembangan kreativitas, karakter, dan potensi anak sejak dini. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments