
HAJRIYANTO Y TOHARI
PWMU.CO – Menjadikan Muhammadiyah sebagai tenda kultural bangsa bukan isapan jempol belaka. Sebab banyak tokoh-tokoh persyarikatan ini yang terlibat dalam menjunjung kemerdekan negeri.
Hal itu dikatakan Ketua PP Muhammadiyah Drs Hajriyanto Y Thohari MA dalam peringatan Milad Muhammadiyah di Gedung PWM, Sabtu, (11/11/2017) siang.
Hajriyanto menjelaskan, Ki Bagus Hadikusumo, tokoh Muhamadiyah dikenal mempunyai peran besar dalam penyusunan Mukadimah UUD 1945. Bahkan saat penghapusan tujuh kata dan merumuskan sila pertama menjadi Ketuhanan Yang Mha Esa. ”Maka dari itulah, kita mempunyai klaim bahwa Muhammadiyah adalah pendiri utama dasar negara kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Baca juga : Kritik Haedar Nashir, Kekuasaan MK Melebihi Tuhan
Peran Ki Bagus Hadikusumo, sambung dia, mencerminkan peran politik Muhammadiyah pada saat itu. Namun, Ki Bagus Hadikusumo tidak menunjukkan secara langsung dalam peran perpolitikannya saat itu.
Dari contoh itulah, Hajriyanto berharap ada tokoh-tokoh Muhammadiyah yang akan menjadi pemimpin-pemimpin dalam perpolitikan bangsa dan negara ini. Diharapkan, dengan hadirmya kader Muhammadiyah dalam perpolitikan, maka politik ini dapat memecahkan masalah dengan bijaksana.
Sebagai negara yang berbudaya, Hajriyanto Y Tohari berpesan kepada seluruh peserta yang hadir agar menjadi minoritas yang bermental pede, berhati mayoritas. Jangan mayoritas yang bermental minoritas. Minder lagi. (emil mukhtar)





Bpk Drs Hajriyanto Y Thohari MA, ciri kas simpatisan Muhammadiyah adalah semi ing pamrih rame ing gawe