Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan kehormatan Menteri Urusan Islam Kerajaan Kamboja, Oknha Datuk Othsman Hassan, di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Kunjungan ini bertujuan menjajaki kerja sama di bidang pendidikan antara Muhammadiyah dan komunitas Muslim di Kamboja.
Datuk Othsman disambut hangat oleh Sekretaris PP Muhammadiyah, Izzul Muslimin, dan Ketua Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) PP Muhammadiyah, Muhammad Ziyad.
Dalam pertemuan tersebut, Datuk Othsman menyampaikan harapannya agar Muhammadiyah dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan Islam di negaranya.
“Kita minta bantuan daripada Muhammadiyah untuk timbang, tengok macam mana kita boleh bantu masyarakat Islam di Kamboja, terutama dalam bidang edukasi. Dan juga untuk Muhammadiyah, timbangkan apa yang boleh dibuat dekat Kamboja,” ujar Datuk Othsman dalam bahasa Melayu, dikutip dalam laman Muhammadiyah.or.id.
Ia menilai Muhammadiyah memiliki keunggulan di berbagai jenjang pendidikan, terutama perguruan tinggi, yang telah dikenal luas hingga ke mancanegara.
“Insyaallah, kita harapkan hasil yang baik daripada perbincangan ini,” tambahnya optimistis.
Menanggapi hal itu, Muhammad Ziyad membenarkan bahwa kunjungan tersebut berfokus pada penjajakan kerja sama pendidikan, khususnya membuka peluang bagi pelajar Muslim Kamboja untuk menempuh studi di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di Indonesia.
“Beliau mendapat informasi tentang mahasiswa Thailand yang menerima beasiswa di PTMA. Karena itu, beliau sangat berharap agar pelajar dari Kamboja juga bisa kuliah di Muhammadiyah,” terang Ziyad.
Menurut Ziyad, Muhammadiyah selama ini telah membuka beasiswa bagi mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Thailand, Filipina, Timor Leste, Laos, dan kawasan Asia Tenggara lainnya.
“Ini merupakan peluang emas sekaligus tanggung jawab Muhammadiyah untuk berperan dalam kemanfaatan semesta. Karena itu kami menyambut gembira dan insyaallah kerja sama ini akan segera terealisasi,” pungkasnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments