Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Muhammadiyah Jatim Kirim 2 Truk Kemanusiaan dan Kendaraan Operasional ke Aceh dan Sumatera Utara

Iklan Landscape Smamda
Muhammadiyah Jatim Kirim 2 Truk Kemanusiaan dan Kendaraan Operasional ke Aceh dan Sumatera Utara
Prof. Sukadiono bersama jajaran pimpinan Wiayah Muhammadiyah Jatim memberangkatkan bantuan kemanusiaan. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim kembali menunjukkan komitmen kuat dalam aksi kemanusiaan.

Melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu ) Jatim, Muhammadiyah memberangkatkan dua truk kemanusiaan bermuatan logistik serta dua unit kendaraan operasional untuk membantu warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh Darussalam, dan Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Jumat siang (2/1/2026).

Pemberangkatan bantuan dilaksanakan di Gedung PWM Jatim, Jalan Kertomenanggal IV Nomor 1 Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari respons cepat Muhammadiyah terhadap bencana yang melanda wilayah Sumatra dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua PWM Jawa Timur Prof. Sukadiono, mengatakan bantuan ini merupakan wujud solidaritas Muhammadiyah kepada para penyintas bencana.

“Kami berupaya hadir cepat dan tepat untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh Tamiang dan Langkat yang sedang menghadapi masa sulit,” ujar Sukadiono.

Selain logistik, PWM Jatim juga mengirimkan dua unit kendaraan operasional kemanusiaan yang akan digunakan untuk mendukung fase tanggap darurat di Aceh Tamiang dan tahap pemulihan di Langkat.

Prosesi pemberangkatan dipimpin langsung oleh Ketua PWM Jatim dan disaksikan pimpinan daerah Muhammadiyah serta pegiat LAZISMU se-Jawa Timur.

Wakil Ketua Lazismu Jawa Timur Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Aditio Yudono.Bantuan yang diberangkatkan berupa barang logistik seberat total 8 ton yang diangkut menggunakan dua armada truk colt diesel. Logistik tersebut mencakup kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan oleh para penyintas bencana,” ujar

Dia lali menjelaskan, berbagai jenis bantuan dikirimkan, antara lain bahan pangan dan sembako, makanan siap saji dan siap santap, perlengkapan keluarga, perlengkapan bayi, alat kebersihan, peralatan masak, selimut, sarung, mukena, perlengkapan sekolah anak-anak, serta pakaian untuk anak-anak dan perempuan.

Muhammadiyah Jatim Kirim 2 Truk Kemanusiaan dan Kendaraan Operasional ke Aceh dan Sumatera Utara
Foto: Istimewa

Selain itu, bantuan makanan siap santap juga mencakup RendangMu, produk qurban kemasan khas Lazismu Jatim yang praktis dan memiliki daya simpan panjang sehingga cocok untuk kondisi darurat bencana.

Tak hanya logistik, Muhammadiyah Jatim juga mengirimkan dua unit kendaraan operasional kemanusiaan yang akan diperbantukan untuk Muhammadiyah di Kabupaten Langkat dan Aceh Tamiang.

“Kendaraan serba guna ini akan digunakan untuk mendukung tahap tanggap darurat di Aceh Tamiang serta tahap pemulihan pascabencana di Kabupaten Langkat,” terang Aditio.

Dia juga menyampaikan bahwa bantuan ini dirancang agar dapat langsung dimanfaatkan di lapangan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Bantuan yang kami kirimkan tidak hanya berupa logistik, tetapi juga kendaraan operasional kemanusiaan. Ini penting agar proses distribusi bantuan, evakuasi, dan pendampingan penyintas dapat berjalan lebih efektif, terutama di wilayah yang terdampak cukup luas,” ujar Aditio.

Dia menegaskan, Lazismu berupaya memastikan bantuan benar-benar menjawab kebutuhan nyata para korban bencana.

“Kami berusaha menyalurkan amanah para donatur secara tepat sasaran, mulai dari kebutuhan pangan, perlengkapan keluarga, hingga dukungan sarana operasional. Semua ini adalah ikhtiar bersama untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh dan Sumatra Utara,” tambahnya.

Pelepasan armada kemanusiaan tersebut menjadi simbol kuat sinergi Muhammadiyah dan masyarakat Jawa Timur dalam merespons bencana secara cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

Dua truk kemanusiaan dan kendaraan operasional tersebut akan menempuh perjalanan darat sepanjang sekitar 2.650 kilometer menuju Kabupaten Langkat, Sumatra Utara. Setelah itu, armada akan bergeser ke Kabupaten Aceh Tamiang dengan jarak tambahan sekitar 100 kilometer.

Bantuan diperkirakan akan tiba di lokasi terdampak dalam waktu lima hari perjalanan, tergantung pada kondisi cuaca dan medan di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Lazismu Jawa Timur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Muhammadiyah dan masyarakat Jawa Timur atas solidaritas yang ditunjukkan.

Aditio mengungkapkan, sejak 1 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, Lazismu se-Jatim telah berhasil menghimpun donasi sebesar Rp 11,6 miliar serta sumbangan barang seberat 12 ton untuk membantu para penyintas bencana di Sumatra.

“Capaian ini menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat Jawa Timur terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Amanah ini akan terus kami kelola dan salurkan dengan prinsip transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan,” tegasnya.

Aksi kemanusiaan ini sekaligus menegaskan peran Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dan kemanusiaan yang senantiasa hadir di tengah umat dan bangsa, terutama saat masyarakat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu