Penanaman bibit durian di Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang. Foto: Istimewa
pwmu.co -
Sebanyak 113 bibit pohon durian jenis montong, musang king, dan bawor ditanam di Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Ahad (15/02/2026) sore.
Ratusan bibit durian tersebut merupakan bantuan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur yang didukung Lazismu Katim.
Bantuan ini melengkapi rencana Pimpinan Cabang Muhammadiyah Karang Penang yang menargetkan penanaman seribu bibit durian sekaligus mewujudkan mimpi menjadikan Karang Penang sebagai sentra penghasil durian berkualitas unggul di Pulau Madura.
Seremoni simbolis penanaman dilaksanakan di salah satu lahan milik warga. Adapun pengiriman 113 bibit durian telah dilakukan beberapa hari sebelumnya.
Kegiatan tersebut dihadiri Dr. Khamim, M.Pd, pejabat Kemendikdasmen RI yang juga anggota Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Turut hadir Wakil Ketua Lazismu Jatim Aditio Yudono, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sampang KH Mughni Musa, Lc, M.Ag, dan Wakil Ketua PDM Muhammad Sholeh.
Sebagai tuan rumah, Ketua PCM Karang Penang Dhahib Samudra beserta jajaran, Ketua MUI setempat, tokoh masyarakat, serta Kapolsek dan anggotanya juga tampak hadir.
Aditio Yudono menyampaikan, program ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat di sektor ekonomi produktif berbasis pelestarian lingkungan hidup.
“Alhamdulillah, hari ini dilaksanakan seremoni penanaman bantuan bibit durian dari Muhammadiyah Jawa Timur. Kami berharap program pemberdayaan masyarakat berbasis pelestarian lingkungan ini berjalan baik, pohon durian tumbuh subur, berdampak positif bagi lingkungan, serta menghasilkan buah berkualitas unggul,” katanya
Ke depan, imbuh Aditio, Kecamatan Karang Penang diharapkan menjadi sentra durian di Pulau Madura, seperti Wonosalam di Jombang.
“Dengan tumbuhnya sentra ekonomi baru, manfaatnya tidak hanya dirasakan warga Persyarikatan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujarnya.
penyerana bibit durian dari PWM Jatim kepada perwakilan warga di Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang. Foto: Istimewa
Sementara itu, Dr. Khamim, M.Pd., mewakili Dirjen Dikdasmen Kemendikdasmen RI, mengapresiasi langkah PCM Karang Penang dalam mengembangkan dakwah berbasis pemberdayaan.
“Kunjungan ini tidak hanya untuk pendampingan peningkatan mutu sarana pendidikan, tetapi juga menyemangati gerakan dakwah di pelosok Pulau Madura,” ujarnya.
Menurut dia, program penanaman seribu bibit durian di lahan seluas tujuh hektare serta rencana produksi genteng lokal yang menargetkan pasar nasional adalah ikhtiar nyata pemberdayaan ekonomi.
“Semoga program ini membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ketua PCM Karang Penang, Dhahib Samudra menjelaskan, program ini merupakan bagian dari gerakan tanam pohon produktif berbasis kemitraan dan akan menjadi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
“Bibit bantuan PWM Jawa Timur dibagikan kepada beberapa kelompok Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) di berbagai desa di Kecamatan Karang Penang,” terangnya.
Dia menambahkan, penanaman dilakukan di lahan milik warga seluas tujuh hektare dengan sistem bagi hasil kemitraan, yakni 30 persen untuk PCM/PRM, 50 persen untuk operasional, dan 20 persen untuk pemilik lahan yang turut merawat.
“Selain budidaya durian, PCM Karang Penang juga merintis AUM industri genteng lokal dengan merek Suryamu,” papar dia.
Dhahib berharap, program ekonomi produktif ini semakin mendekatkan Muhammadiyah dengan masyarakat serta memperluas peran dakwah Persyarikatan di tengah kehidupan warga.
Seremoni ditutup dengan penanaman simbolis beberapa bibit durian di lahan yang telah disiapkan, disaksikan jajaran pimpinan Persyarikatan, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Usai acara, rombongan meninjau lahan lain yang siap ditanami bibit durian. (*)
0 Tanggapan
Empty Comments