
PWMU.CO – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II dan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Amal Usaha Sosial Muhammadiyah (AUMSOS) pada 26–28 Juni 2025 di PPSDM Kemendikdasmen, Depok, Jawa Barat.
Forum strategis ini mengusung tema “Transformasi Amal Usaha Sosial Muhammadiyah dalam Penguatan Isu Keluarga dan Komunitas”.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 250 peserta dari unsur MPKS tingkat pusat dan wilayah, pengelola LKSMA/LKSA, serta delegasi dari berbagai wilayah, termasuk Jawa Timur.
Rakernas menjadi forum konsolidasi nasional untuk menyusun arah baru pelayanan sosial Muhammadiyah yang lebih responsif terhadap kebutuhan zaman.
Transformasi Sosial Berbasis Keluarga
Ketua MPKS PP Muhammadiyah, Mariman Darto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa layanan sosial Muhammadiyah perlu mengalami perubahan mendasar.
Selama ini, pendekatan berbasis lembaga seperti panti asuhan telah memainkan peran penting, namun tantangan sosial ke depan menuntut pendekatan yang lebih dekat dengan basis masyarakat.
Data dari Kementerian Sosial RI tahun 2024 menunjukkan bahwa dari lebih dari 4,4 juta anak yatim, piatu, dan terlantar, hanya sekitar 1,2% yang diasuh di lembaga formal.
Sisanya berada di lingkungan keluarga miskin dalam komunitas. Fakta ini memperkuat urgensi pergeseran orientasi pelayanan sosial Muhammadiyah ke arah penguatan keluarga dan komunitas sebagai pusat pengasuhan dan perlindungan sosial.
Agenda Strategis MPKS
Rakernas II MPKS menghasilkan tiga fokus strategis utama:
- Memperkuat model pengasuhan berbasis keluarga dan komunitas dalam menghadapi persoalan anak YAPI, disabilitas, dan lansia.
- Merevisi indikator kinerja utama (KPI) MPKS agar mencakup isu keluarga, komunitas, kebangsaan, dan kemanusiaan.
- Mendorong kemandirian AUMSOS melalui kolaborasi multipihak dan inovasi kelembagaan.
Rangkaian agenda mencakup diskusi komisi, presentasi praktik baik dari daerah, dan pemutaran film bertema sosial hasil kolaborasi MPKS dan Lembaga Sensor Film Republik Indonesia.
Dukungan Tokoh dan Kolaborasi Nasional
Rakernas ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Ketua PP Muhammadiyah dr Agus Taufiqurrahman MKes, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Abdul Mu’ti.
Ketiganya memberikan arahan mengenai pentingnya penyelarasan gerakan sosial Muhammadiyah dengan arah kebijakan nasional dan kebutuhan masyarakat akar rumput.
Peserta dari daerah, seperti perwakilan LKSA Muhammadiyah Semampir Surabaya, turut aktif guna memperkuat jejaring kerja sosial lintas wilayah.
Rakernas II MPKS PP Muhammadiyah menjadi momentum penting dalam mengokohkan transformasi gerakan sosial Muhammadiyah.
Dengan menyusun peta jalan baru yang berpijak pada penguatan keluarga dan komunitas, Muhammadiyah menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan layanan sosial yang inklusif, partisipatif, dan berkemajuan.(*)
Penulis Ahmad Fathullah Editor Zahrah Khairani Karim






0 Tanggapan
Empty Comments