TPQ Muhammadiyah 4 Kalidawir menggelar Munaqosah Tartil dan Tahfidz Juz 30 pada Sabtu (29/11/2025). Kegiatan tahunan ini menjadi ajang evaluasi kemampuan membaca dan menghafal al-Quran bagi para santri, sekaligus melatih kepercayaan diri mereka sebelum mengikuti Imtihan atau ujian publik di hadapan warga Muhammadiyah dan Aisyiyah Kalidawir.
Kepala TPQ Muhammadiyah 4 Kalidawir, Moch Hidayatul Rizky, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pelaksanaan munaqosah tahun ini.
Ia menyebutkan bahwa terdapat 15 santri peserta Munaqosah Tartil dan 9 santri peserta Munaqosah Tahfidz Juz 30 yang mengikuti ujian dengan penuh antusias.
“Munaqosah ini bukan sekadar ujian, tetapi momentum penting bagi setiap santri untuk memahami kapasitas dirinya. Kegiatan ini sudah menjadi tradisi besar di TPQ Muhammadiyah 4 Kalidawir sebelum para santri diuji secara publik dalam Imtihan,” ungkapnya dalam sambutan.
Harapan Besar dari Aisyiyah untuk Generasi Qur’ani Kalidawir
Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah Kalidawir, Hj Asemah, turut hadir dan menyampaikan rasa haru melihat semangat para santri.
Baginya, kegiatan ini menjadi tanda lahirnya generasi penerus Muhammadiyah dan Aisyiyah yang kuat dalam nilai-nilai al-Quran.
“Selamat dan sukses untuk seluruh santri yang mengikuti Munaqosah Tartil dan Tahfidz Juz 30. Semoga dari sini lahir pemimpin bangsa yang mencintai al-Quran,” ujarnya.
Metode Ummi Menghasilkan Kemajuan Pesat di TPQ Kalidawir
Pembina Ummi Foundation Sidoarjo, Iswahyudi, S.Sos., juga memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Ia menilai TPQ Muhammadiyah 4 Kalidawir sebagai salah satu TPQ yang berhasil menerapkan Metode Ummi dengan sangat baik di daerah Tanggulangin.
“Kami sangat bersyukur karena TPQ Muhammadiyah 4 Kalidawir mampu menjadi contoh penerapan Metode Ummi. Dulu santrinya hanya sekitar 50, sekarang Alhamdulillah sudah lebih dari 150 santri,” tuturnya.
Ia berharap TPQ Muhammadiyah lain yang menggunakan Metode Ummi di Tanggulangin bisa meneladani capaian tersebut sehingga semakin banyak lahir generasi Qurani di lingkungan Muhammadiyah.
Kegiatan Munaqosah Tartil dan Tahfidz Juz 30 ini ditutup dengan doa bersama, membawa harapan agar seluruh santri selalu diberikan kemudahan dalam mempelajari al-Quran dan terus istiqamah dalam membangun budaya cinta al-Quran di Kalidawir.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments