Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya menggelar pelantikan Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Mursiah SAg MPd, untuk periode kedua masa jabatan 2025–2029.
Kegiatan berlangsung di Aula AR Fakhruddin lantai 4 SD Muhlas, Sabtu (9/8/2025). Hadir dalam acara ini Sekretaris PDM Kota Surabaya Drs Catur Anang Hutoyo, Wakil Ketua PDM Surabaya Muhammad Jemadi MA, Drs Rofiq Munawi, serta Ketua PCM Krembangan Akhwan Hamid SPd MPdI.
Turut hadir Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dr Zuhrotul Mar’ah Lailatusholichah, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Surabaya H Dikky Syadqomullah MHES, Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Surabaya Sugeng Purwanto, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Krembangan Dr Izza Anshory ST MT, jajaran PCM-PCA Krembangan, sejumlah kepala atau perwakilan SD/MI dan SMP/MTs Muhammadiyah se-Kota Surabaya, serta undangan lainnya.
Surat Keputusan PDM Surabaya yang dibacakan oleh Sugeng Purwanto menetapkan Mursiah SAg MPd sebagai Kepala SD Muhammadiyah 11 Surabaya periode 2025–2029.
Sebagai kepala sekolah yang terpilih kembali, Mursiah mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan pimpinan. “Ini tidak akan terjadi jika tidak ada dukungan dan soliditas dari staf, guru, karyawan, serta pimpinan yang mempercayai kami,” ujarnya.
Mursiah berharap pada periode kedua ini mutu, kualitas, dan output pendidikan di SD Muhlas semakin meningkat. “Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) semakin berkualitas baik secara kuantitas maupun kualitas. SDM dan program kami pun diharapkan semakin maju dan berkelanjutan. Terima kasih atas semua dukungannya,” ungkapnya.
Untuk program unggulan, Mursiah menjelaskan bahwa pihaknya sedang merintis Kelas Cambridge International Program (CIP) yang akan dikembangkan pada tahun depan di kelas 1 dengan rencana dua rombongan belajar. “Tahun ini sudah ada satu kelas CIP dengan 30 siswa. Semoga ke depan lebih berkembang,” katanya.
Selain itu, Muhlas Boarding Class (MBC) juga akan diperluas untuk mencetak lebih banyak penghafal Al-Qur’an. “Saat ini untuk kelas boarding belum ada yang mukim penuh, tetapi ada rencana mengadakan kegiatan tiga bulan sekali,” imbuhnya.
Ia juga menyebutkan bahwa ke depan SD Muhlas akan menerapkan dua kurikulum, yakni Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deep learning dan muatan coding untuk kelas besar, serta kurikulum Muhammadiyah yang memperkuat Al-Islam, Kemuhammadiyahan, bahasa Inggris, dan teknologi yang dikenal sebagai ismubalistik.
“Untuk guru dan karyawan, akan ada pelatihan, pengembangan profesionalisme, peningkatan loyalitas, dan pendalaman AIK (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan). Untuk siswa, kami meningkatkan kelas olimpiade dan menyediakan klinik belajar bagi yang mengalami kesulitan akademik,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PDM Surabaya Muhammad Jemadi MA, yang akrab disapa Pak Je, mengawali sambutannya dengan pantun:
Pagi cerah langit membiru, Burung berkicau di dahan randu. Bersama kita satukan tekad baru, Majukan sekolah yang bermutu.
“SD Muhlas dikenal memiliki mutu akademik, disiplin, dan pembinaan karakter yang baik. Namun di era yang terus berubah, kita tidak boleh puas dengan pencapaian yang ada,” ujarnya.
Ia menegaskan perlunya inovasi pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi, mengembangkan metode kreatif, dan menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, sekaligus memperkuat kualitas spiritual siswa.
“Yang tak kalah penting adalah membangun growth mindset bagi seluruh civitas akademika. Dengan growth mindset, guru akan lebih kreatif, siswa lebih percaya diri, dan sekolah akan terus maju,” tegasnya.
Pak Je menutup sambutannya dengan pantun:
Petani menanam padi di sawah, Hujan turun bumi pun basah. Bersama kita wujudkan sekolah barokah, SD Muhlas sebagai pilar dakwah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments