Aula LKSA/Panti Muhammadiyah Semampir pada Sabtu (30/8/2025), terasa hangat oleh semangat kebersamaan. Sebanyak 50 anggota aktif dari Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Semampir dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Kecamatan Semampir berkumpul dalam Musyawarah Pimpinan Cabang (Musypimcab) perdana, sebuah momentum penting untuk meneguhkan langkah dan memperluas peran ‘Aisyiyah di tengah masyarakat.
Acara yang berjalan khidmat dan lancar tersebut diketuai oleh Sulastini. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa musyawarah ini diikuti oleh empat ranting Aisyiyah (Wonokusumo, Bulaksari, Sidotopo, Ampel).
Acara ini dirancang sebagai forum strategis untuk mengevaluasi kinerja dan menyusun agenda program ke depan dan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran Aisyiyah dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di lingkungan Semampir.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Semampir, Mudrika menegaskan bahwa tema Musyawarah PCA kali ini diharapkan dapat mendorong seluruh kader Aisyiyah agar lebih aktif mengambil peran di tengah masyarakat.
“Dengan tema ini diharapkan Aisyiyah dapat ikut ambil andil di lingkungan kita. Semoga program-program yang telah disusun bisa terlaksana dengan baik,” ujar beliau.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Semampir, Marjoto memberikan amanat dalam forum musyawarah tersebut. Beliau menegaskan pentingnya kesungguhan dan keikhlasan dalam bermuhammadiyah.
“Saya memberi amanah garis besar Muhammadiyah: hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah,” tegasnya.
Beliau juga mengutip firman Allah dalam QS. Al-Ankabut ayat 69:
وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْ
“Orang-orang yang berusaha dengan sungguh-sungguh untuk (mencari keridaan) Kami benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Sesungguhnya Allah benar-benar bersama orang-orang yang berbuat kebaikan”.
“Kalau kita bersungguh-sungguh dalam bermuhammadiyah, insyaAllah Islam berkemajuan. Kita akan diberi petunjuk. Kalau tidak, ya lain lagi,” tambahnya.
Marjoto juga memberi perumpamaan tentang sikap dalam beribadah:
Ada yang cepat-cepat shalat,
Ada yang menunggu diajak,
Dan ada yang benar-benar sungguh-sungguh.
Hal ini menurut beliau menjadi cermin sikap dalam bermuhammadiyah. “Musyawarah ini sungguh-sungguh atau tidak, itu kita sendiri yang menentukan,” pesannya.
Musypimcab ke-1 PCA Semampir ini secara resmi dibuka oleh Ketua PCM. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan amanah dari persyarikatan.
“Amanah ini, kita harus mensukseskan acara di medan dakwah masing-masing,” pungkasnya.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments