
PWMU.CO – Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) I di Sidoarjo, dengan total kehadiran mencapai sekitar 350 orang, terdiri atas peserta, penggembira, dan tamu undangan, Sabtu (26/4/2025). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan agenda utama mengevaluasi program kerja yang telah dijalankan serta merumuskan kebijakan dan rencana kerja organisasi ke depan.
Ketua panitia, Ifa Faridah, dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta Musykerwil kali ini berasal dari 38 daerah dan 164 cabang Nasyiatul Aisyiyah se-Jawa Timur, serta perwakilan dari PWNA. Menurutnya, antusiasme peserta menunjukkan semangat yang tinggi dalam membangun gerakan perempuan muda yang lebih progresif dan berdampak.
“Kami mencatat ada 203 peserta resmi yang terdaftar. Jika ditambah dengan penggembira dan tamu undangan, total yang hadir kurang lebih mencapai 350 orang. Ini adalah angka yang sangat menggembirakan dan menunjukkan semangat kolaboratif di tubuh Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur,” ujar Ifa dalam sambutannya.
Dukungan Berbagai Pihak
Ifa juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan, baik dari internal Muhammadiyah maupun eksternal. Pihak internal yang turut mendukung antara lain Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Sidoarjo, serta Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Sidoarjo sebagai tuan rumah.
Dari pihak eksternal, dukungan datang dari berbagai kepala dinas yang selama ini aktif mendampingi dan memfasilitasi program-program Nasyiatul Aisyiyah, termasuk Dinas Perpustakaan Jawa Timur. Dalam kegiatan ini, dinas tersebut menghadirkan mobil perpustakaan keliling lengkap dengan tim dongeng dan buku-buku cerita yang diperuntukkan bagi peserta anak-anak.
Musykerwil kali ini juga melibatkan kader kintilan, yaitu sebanyak 30 anak di bawah usia lima tahun. Keberadaan mereka menjadi bagian dari semangat pelibatan keluarga dalam aktivitas organisasi, sekaligus menunjukkan komitmen PWNA terhadap pendidikan dan perlindungan anak usia dini.
“Anak-anak kita ikut hadir dan telah disiapkan ruang ramah anak. Mereka difasilitasi mobil perpus keliling dan kegiatan mendongeng agar tetap terlibat dalam suasana yang positif selama Musykerwil berlangsung,” tambah Ifa.
Lebih lanjut, ia berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian permusyawaratan dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan pentingnya Musykerwil sebagai momentum reflektif untuk memperbaiki, mengembangkan, dan memperkuat program kerja yang sesuai dengan kebutuhan zaman dan masyarakat.
“Harapan kami, para peserta dapat mengikuti Musykerwil ini dengan khidmat. Mari kita evaluasi program yang sudah berjalan dan kita rumuskan bersama arah kerja ke depan, agar Nasyiatul Aisyiyah semakin adaptif dan kontributif,” tegas Ifa.
Sebagai penutup, Ifa mewakili panitia menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan, dan berharap Musykerwil ini membawa manfaat besar bagi kemajuan organisasi. (*)
Penulis Umi Fauzia Yuniarsih Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments