Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Musywil IV IKKM Jatim Teguhkan Profesionalisme Karyawan Kesehatan Muhammadiyah–Aisyiyah

Iklan Landscape Smamda
Musywil IV IKKM Jatim Teguhkan Profesionalisme Karyawan Kesehatan Muhammadiyah–Aisyiyah
Musywil IV IKKM Jatim Teguhkan Profesionalisme Karyawan Kesehatan Muhammadiyah–Aisyiyah. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Musyawarah Wilayah (Musywil) IV Ikatan Karyawan Kesehatan Muhammadiyah (IKKM) Jawa Timur menjadi momentum strategis untuk meneguhkan peran karyawan rumah sakit Muhammadiyah–Aisyiyah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan Islami yang berkemajuan. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat–Sabtu (12–13/12/2025) di Grand Whiz Hotel Trawas, Mojokerto.

Musywil IV secara resmi dibuka oleh Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala divisi pengembangan SDI dan jaringan Drs. Edy Yusuf, M.Kes. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa karyawan merupakan pilar penting dalam keberhasilan dan mutu pelayanan Amal Usaha Kesehatan Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Menurutnya, tema Musywil IV “Meneguhkan Profesionalisme dan Spirit Al-Ma’un Karyawan dalam Pelayanan Kesehatan Islami yang Berkemajuan” harus menjadi landasan kerja seluruh karyawan. Profesionalisme, kepedulian sosial melalui spirit Al-Ma’un, serta nilai Islam berkemajuan dinilai sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam pelayanan kesehatan.

“Karyawan rumah sakit Muhammadiyah–Aisyiyah harus mampu menghadirkan pelayanan yang profesional sekaligus humanis, berorientasi pada kemanusiaan dan kemaslahatan umat,” ujarnya.

Tema Musywil tersebut juga diperdalam melalui penyampaian materi oleh Wakil Ketua MPKU PWM Jawa Timur, dr. Sholihul Absor., M.Kes. Ia menegaskan pentingnya penguatan etos kerja karyawan kesehatan yang berlandaskan nilai keislaman, empati, dan tanggung jawab profesional. Kegiatan Musywil IV secara resmi ditutup oleh dr. Sholihul Absor setelah seluruh rangkaian agenda organisasi selesai dilaksanakan.

Musywil IV IKKM Jatim Teguhkan Profesionalisme Karyawan Kesehatan Muhammadiyah–Aisyiyah. Foto: Istimewa/PWMU.CO

Selain agenda persidangan, Musywil IV IKKM Jawa Timur juga diisi dengan kegiatan kebersamaan. Para peserta mengikuti kegiatan outbond yang bertujuan mempererat silaturahmi dan memperkuat kekompakan antar karyawan dari berbagai rumah sakit Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Jawa Timur. Suasana kegiatan semakin semarak dengan pembagian doorprize menarik.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dalam forum musyawarah, peserta juga menyepakati keputusan strategis terkait tata kelola organisasi. Masa jabatan kepengurusan IKKM Jawa Timur ditetapkan menjadi empat tahun dalam satu kali periode, guna memperkuat kesinambungan program kerja dan efektivitas organisasi.

Musywil IV kemudian menetapkan susunan kepengurusan Ikatan Karyawan Kesehatan Muhammadiyah Jawa Timur periode 2026–2030. Sujarwo dari RS PKU Muhammadiyah Sekapuk terpilih sebagai Ketua IKKM Jawa Timur, didampingi M. Taufik Aini dari RS Muhammadiyah Gresik sebagai Sekretaris, serta Rika Ayu Respatiwulan dari RSU Aminah Blitar sebagai Bendahara.

Dengan kepengurusan baru tersebut, IKKM Jawa Timur diharapkan semakin kokoh sebagai wadah aspirasi dan perjuangan karyawan kesehatan Muhammadiyah–Aisyiyah, sekaligus mitra strategis manajemen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu